9 Contoh Soal AKMI Literasi Membaca untuk SMP

Penulis kumparan
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Soal Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) terdiri dari beberapa jenis, di antaranya yaitu literasi sosial budaya, literasi membaca, literasi sains, literasi numerasi, dan survei karakter. Contoh soal AKMI literasi membaca banyak dicari untuk kebutuhan belajar siswa. Hal ini karena asesmen dilakukan kepada para siswa madrasah untuk menilai secara komprehensif. Dengan demikian, maka guru bisa mendiagnosis kelebihan ataupun kelemahan siswa pada pelajaran tertentu. Adapun beberapa contoh soal tersebut di antaranya sebagai berikut.
Contoh Soal AKMI Literasi Membaca
Mengutip buku Budaya Literasi Membaca dan Ketrampilan Menulis oleh Suparlinda Andarlini (2022), literasi membaca merupakan bagian dari gerakan literasi sekolah yang dapat menumbuhkan budi pekerti bagi masyarakat Indonesia melalui kegiatan membaca. Adapun contoh soal AKMI literasi membaca yakni sebagai berikut:
1. Parahnya Masalah Sampah Plastik di Indonesia
Masalah sampah plastik di Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Jenna R. Jambeck dari University of Georgia, pada tahun 2010, ada 275 juta ton sampah plastik yang dihasilkan di seluruh dunia. Di antara jutaan ton sampah tersebut, sekitar 4,8 hingga 12,7 juta ton terbuang ke laut dan mencemari laut.
Di Indonesia, ada sekitar 3,22 juta ton sampah plastik yang tak terkelola dengan baik. Sekitar 0,48 hingga 1,29 juta ton dari sampah plastik tersebut diduga mencemari lautan. Hal itu menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah pencemaran sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia.
pencemaran plastik di Indonesia pun diperkirakan akan terus meningkat. Hal itu dapat terjadi karena saat ini, industri-industri minuman di Indonesia tumbuh dengan pesat. Padahal, banyak produk minuman yang menggunakan plastik sekali pakai sebagai packaging. Pertumbuhan industri minuman yang sangat pesat tentu saja akan menghasilkan pertumbuhan jumlah sampah plastik yang semakin banyak. Terlebih, saat ini kapasitas pengolahan limbah plastik masih terbilang minim.
Dari berita tersebut, untuk mengurangi tingkat pencemaran plastik, peran apa yang bisa kamu lakukan sebagai siswa?
a. Membuat minuman berkemasan plastik secara pribadi
b. Membuat aturan mengenai larangan membuang sampah plastik
c. Tidak membuang sampah sembarangan
d. Membuang seluruh plastik yang dimiliki agar tidak menjadi sampah
JAWABAN: C
2. Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh
"Aku tadi menawarkan bibit pohon belimbing kepada beberapa tetangga. Kalau mereka ikut menanam pohon, jalan kampung ini akan menjadi lebih teduh. Tidak seperti sekarang, ada bagian yang teduh, ada bagian yang panas," keluhku. "Ada yang beralasan, air sedang susah didapat. Ada yang berkata, 'Nanti, ya, tunggu musim hujan datang lagi.' Aku kecewa, Yah."
"Hmm... Mereka tidak ingin menggunakan air terlalu banyak. Saat ini, memang sebaiknya kita hemat air," kata Ayah. Tentu saja, aku semakin merengut. Kalau air tetap sukar didapat, tidak ada orang yang mau menanam pohon belimbing wuluh itu.
"Tapi, jangan khawatir. Masalah air untuk menyiram tanaman sebentar lagi akan terbantu oleh proyek Pak RT," kata Ayah. "Kampung kita akan punya Pandora L."
"Pandora L? Apa itu, Yah?"
"Ini maket dari pengolahan limbah yang baru saja selesai dibangun di kampung kita. Bangunan ini ada di dalam tanah dan berguna untuk mengolah limbah rumah tangga saja, seperti air cucian," kata Ayah.
Air hasil pengolahan dari Pandora L digunakan untuk kegiatan menyiram tanaman dan mencuci kendaraan. Pemasangan Pandora L terletak di Kampung Genteng Candirejo di tengah kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.
(Diadaptasi dari Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh karya Tyas KW)
3. Di bawah ini adalah hal-hal yang menjadi topik pembicaraan antara tokoh Aku dan Ayah, kecuali ....
A. kekurangan air di musim kemarau
B. alat untuk mengolah air
C. pengadaan biaya untuk pemasangan pandor
D. penanaman belimbing wuluh
Jawaban: C
4. Khaterine Johnson mampu bersekolah di West Virginia State College saat pendidikan bagi orang Afrika-Amerika dibatasi di Virginia Barat. Hal tersebut disebabkan oleh ....
A. kemampuan yang luar biasa
B. kesehatan yang tidak memadai
C. orang tua yang pindah kerja
D. rasisme yang berkembang
Jawaban: A
5. Taufiq ismail lahir di Bukittinggi, 25 Juni 1935. Masa kanak-kanak sebelum sekolah dilalui di pekalongan, Jawa Tengah.
Alasan ketidaktepatan penggunaan ejaan pada kalimat tersebut yang tepat adalah?
a. Kalimat tersebut seharusnya menggunakan tanda baca, tanda seru.
b. Nama diri dan nama kota seharusnya menggunakan huruf kapital.
c. Nama diri seharusnya menggunakan huruf besar atau kapital.
d. Kalimat tersebut tidak sesuai penulisannya dengan struktur kalimat.
Jawaban: B
6. Kondisi sosial budaya yang digambarkan dalam teks tersebut memberikan gambaran tentang ...
a. Kemampuan Khaterina Jhonson untuk mendobrak batasan atas perlakuan ras yang tidak adil.
b. Kerumitan hidup Khaterina Johnson membuatnya lebih kuat mentalnya.
c. Pengalaman Khaterina Johnson dalam kehidupan pribadinya yang banyak.
d. Penggambaran kemampuan Katherina Johson dalam perkembangan NASA.
Jawaban: A
7. Iyok rebahan di kasur tuanya. Barang-barangnya berantakan. Kamar yang pada dasarnya tidak besar itu terlihat sumpek seperti kapal pecah. Tapi yang jelas, seberantakan apa pun kamarnya saat ini, tidak sebanding dengan keruwetan kepalanya.
Cara pengarang menggambarkan watak tokohnya adalah?
a. Diceritakan tokoh lain
b. Diceritakan langsung pengaran
c. Melalui ucapan tokoh-tokohnya
d. Gambaran keadaan di sekeliling tokoh
Jawaban D
8. Perempuan-perempuan perkasa
Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta,
dari manakah mereka..
Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga..
Sebelum hari bermula dalam pesta kerja..
Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta,
ke manakah mereka..
Di atas roda-roda baja mereka berkendara.
Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota..
Merebut hidup di pasar-pasar kota..
Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta,
siapakah mereka..
Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan-perempuan perkasa.
akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota..
Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa..
(Hartoyo Andangjaya, 1963)
Latar tempat yang disampaikan di dalam bait pertama puisi adalah?
a. Desa dan kota
b. Stasiun dan kota
c. Stasiun dan bukit desa
d. Stasiun dan gerbang desa
Jawaban: C
9. Berangkat dari keprihatinan siswa SMP Negeri 23 Bandung yang melihat krisis air bersih di sekolah, mereka bereksperimen membuat alat penjernih air sederhana. Air di sekolah yang bersumber dari air sumur resapan berwarna kuning dan keruh, serta berbau besi, tentu saja tidak dapat dipergunakan untuk aktivitas sehari-hari, seperti wudhu dan mencuci tangan.
Guru pembimbing, Amalia Sholihah, menangkap keprihatinan para siswa didiknya. Ia kemudian mengajak mereka mencari solusi dengan melakukan riset mandiri. 'Ketika membuat ini anak-anak sempat stres, karena tidak terbiasa. Biasanya, kan, berupa resep, kalau ini harus menggali, mencari tahu sendiri, tapi begitu melihat hasilnya, mereka sangat bahagia,' tutur Amalia.
Dari penelitian tersebut, siswa menemukan bahan-bahan yang harganya terjangkau, tetapi efektif menjernihkan air, yaitu ziolit yang berbentuk seperti kerikil dengan ukuran kecil dan sedang, pasir aktif, arang aktif, dan filter akuarium. Bahan-bahan ini kemudian ditakar dan disusun pada wadah yang sudah tidak terpakai, seperti botol air mineral bekas atau pipa.
Dari percobaan yang dilakukan, susunan paling efektif untuk menjernihkan air adalah ziolit dengan ukuran kecil pada posisi paling bawah, dilanjutkan arang aktif, pasir aktif, lalu diisi kembali dengan ziolit berukuran sedang. Terakhir, posisi teratas dipasang filter akuarium. Hasilnya, ketika air tercemar dituang, air yang semula kuning, keruh, dan berbau, menjadi bening dan tidak berbau sama sekali. Air juga dapat mengalir dengan lancar, tidak mengalami penyumbatan.
Tidak sekadar efektif, harga bahan-bahan tersebut pun terjangkau sehingga siswa mampu membeli. Harga bahan-bahan tersebut berkisar antara tiga ribu hingga dua belas ribu rupiah. 'Kalau kita lihat di internet harga filter itu dua juta, tidak mungkin terbeli oleh anak-anak saya yang keluarganya menengah ke bawah,' ungkap Amalia.
Selain dapat dirasakan langsung manfaatnya, hasil pembelajaran STEM siswa SMP Negeri 23 Bandung ini juga seringkali diikutkan pada ekspos karya pelajar, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional. Tidak puas hanya sampai di sini, Amalia ingin para siswa dapat mengemas penjernih air dalam wadah menarik, sehingga memiliki nilai ekonomis. 'Lumayan untuk pemasukan, membantu ekonomi keluarga mereka,' harap Amalia.
a. bahan mudah dicari
b. bahan lumayan murah
c. mudah dibuat
d. efektif hasilnya
Jawaban: D
Contoh soal AKMI tentang literasi membaca yang dijelaskan di atas dapat menjadi bahan pembelajaran bagi siswa SMP di rumah. Dengan demikian, diharapkan hasil yang didapatkan bisa memuaskan dan mengharumkan nama sekolah. (DLA)
