Acuan yang Dipakai dalam Tahapan Pembuatan Karya Seni

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pembuatan karya seni dibutuhkan strategi agar pengerjaannya efektif dan efisien. Tahapan pembuatan karya seni dapat dilakukan dengan mengacu pada sketsa. Simak ulasan tahapannya dalam artikel berikut ini.
Karya seni yang baik tidak hanya dapat dilihat keindahannya melalui mata, melainkan juga dapat menyenangkan hati dan menyegarkan pikiran. Jika seorang seniman atau pelaku seni menginginkan agar karyanya dinilai sebagai suatu karya seni, maka ia akan berusaha untuk mengembangkan dan menciptakan karya seninya dengan penuh ekspresi dan kreativitas. Itu sebabnya diperlukan tahapan pembuatan dalam suatu karya seni agar menghasilkan sesuatu yang maksimal.
Tahapan Pembuatan Karya Seni
Metode penciptaan karya seni dapat dikelompokan menjadi dua tahap, yaitu proses penciptaan konsep karya seni dan tahapan pembuatan karya seni. Pada proses penciptaan konsep akan didapatkan ide, gagasan, cara kerja atau hal-hal baru yang akan dituangkan ke dalam sketsa. Tahapan pembuatan karya seni dapat dilakukan dengan mengacu pada sketsa.
Penjelasan mengenai proses penciptaan konsep karya seni terdapat dalam buku Proses Penciptaan Karya Seni Rupa dan Desain yang disusun oleh Arya Kamandanu (2022:159). Berdasarkan buku tersebut, pekerja seni akan menghasilkan ide dan gagasan kreatif setelah melewati beberapa tahap dalam proses penciptaan konsep, yaitu persiapan (preparation), konsentrasi (concentration), inkubasi (incubation), iluminasi (ilumination), dan verifikasi atau produksi (production).
Dalam tahapan pembuatan karya seni, seniman akan berusaha untuk mengaplikasikan konsep penciptaan karya seni ke dalam bentuk visual. Langkah dalam tahapan pembuatan karya seni adalah sebagai berikut,
Persiapan.
Seniman akan mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan dalam pembuatan sketsa seperti media kertas, pensil, dan pena untuk membentuk arsiran.
Pembuatan Sketsa.
Sketsa atau rancangan awal karya seni dibuat pada kertas dengan menggunakan pensil mekanik 2B. Proses pembuatan sketsa dilakukan langsung pada media karya seni.
Penyajian (Finishing).
Penyajian merupakan tahap akhir dalam pembuatan karya seni. Setelah karya seni dinyatakan selesai, selanjutnya akan dilakukan pengukuhan nama dan tanggal pembuatan di salah satu sisi karya.
Tahapan pembuatan karya seni dapat dilakukan dengan mengacu pada sketsa. Sebelumnya akan dilakukan proses penciptaan konsep karya seni untuk menghasilkan ide pada sketsa. Ide tersebut menjadi dasar pembuatan sketsa yang akan digunakan dalam tahapan produksi selanjutnya.(DK)
