Konten dari Pengguna

Adab Bertamu Menurut Ajaran Agama Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Adab Bertamu (Foto: Anis Coquelet | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Adab Bertamu (Foto: Anis Coquelet | Unsplash.com)

Silaturahmi termasuk dalam ajaran Islam. Hal ini menunjukkan pentingnya hubungan antara manusia bagi Islam. Saat bersilaturahmi, biasanya orang akan saling berkunjung ke rumah saudara dan kerabat. Sebelum datang ke rumah orang lain, ada adab bertamu yang harus dimengerti.

Adab bertamu ini sangat penting untuk diketahui. Salah satu alasannya adalah demi menjaga hubungan baik yang telah terjalin.

Adab Bertamu dalam Islam

Ilustrasi Adab Bertamu (Foto: Spencer Davis | Unsplash.com)

Suhendri dan Syukri dalam Pelajaran Adab Islam 1 (2022:73-76) menjelaskan bahwa bertamu merupakan cara untuk menyambung tali silaturahmi dalam Islam. Namun, ada adab-adab yang harus dipahami oleh semua orang. Adab bertamu dalam Islam antara lain adalah:

1. Mengucap salam dan minta izin untuk masuk

Hal pertama yang harus dilakukan saat bertamu adalah mengucapkan salam. Kadang karena hubungannya memang dekat, ada yang bertamu dengan memanggil-manggil seenaknya. Hal tersebut kurang tepat untuk dilakukan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan jika hendak bertamu, ucapkanlah salam dan minta izin untuk masuk. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.” (QS An-Nuur:27)

2. Minta izin maksimal tiga kali

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa meminta izin untuk bertamu maksimal adalah sebanyak tiga kali.

Dari Abu Musa Al-Asy’ary radhiallahu’anhu, dia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Minta izin masuk rumah itu tiga kali, jika diizinkan untuk kamu (masuklah) dan jika tidak maka pulanglah!’” (HR Bukhari dan Muslim)

3. Ketuk pintu dengan sopan

Adab selanjutnya adalah mengetuk pintu dengan sopan atau dengan tidak mengganggu pemilik rumah.

4. Tidak memberatkan pemilik rumah

Adab bertamu yang tidak kalah penting adalah berusaha tidak memberatkan tuan rumah. Misalnya adalah dengan tidak meminta disuguhkan aneka hidangan.

5. Menunggu tuan rumah mempersilakan menyantap hidangan

Biasanya, tuan rumah akan menghidangkan aneka makanan dan minuman untuk tamu. Tamu seharusnya menunggu tuan rumah mempersilakan menyantap hidangan. Hal ini sesuai dengan adab bertamu dalam Islam.

6. Dianjurkan membawa hadiah untuk tuan rumah

Umat Islam disunnahkan untuk memberi hadiah kepada orang lain. Saat bertamu, sebaiknya membawa hadiah untuk tuan rumah. Rasulullah SAW bersabda:

“Hendaklah kalian saling memberi hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR Bukhari)

Baca juga: Adab dan Contoh Ajaran Terpuji Kepada Hewan dalam Islam

Demikian penjelasan tentang adab bertamu menurut ajaran agama Islam yang harus dipahami. Semoga bermanfaat. (KRIS)