Konten dari Pengguna

Adzan atau Azan Kata Baku dalam KBBI yang Tepat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Adzan atau Azan. Sumber: Unsplash/Assad Tanoli
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Adzan atau Azan. Sumber: Unsplash/Assad Tanoli

Masih banyak orang yang bingung dengan penggunaan kata adzan atau azan. Sehingga ketika menulis kata tersebut sering kali salah.

Menulis kata yang tidak baku dalam tulisan-tulisan formal cukup fatal. Oleh karena itu, sebelum menulis, ada baiknya untuk cek kata baku terlebih dahulu di Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Penulisan Adzan atau Azan dalam KBBI dan Contoh Kalimatnya

Ilustrasi Adzan atau Azan. Sumber: Unsplash/Assad Tanoli

Penulisan kosakata bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Arab kerap menimbulkan keraguan. Salah satu kata serapan dari bahasa Arab yang sering digunakan adalah adzan atau azan.

Penulisan yang tepat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah azan. Dikutip dari situs kbbi.kemdikbud.go.id, azan adalah seruan untuk mengajak orang melakukan salat berjemaah.

Sementara kata tidak baku azan adalah adzan, adhan, dan juga adan. Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata azan.

  • Ketika bulan Ramadan, azan magrib adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim.

  • Azan merupakan pertanda bagi umat muslim untuk melaksanakan salat fardu.

  • Azan akan dikumandangkan di waktu salat fardu.

  • Dalam satu hari terdengar lima kali azan di waktu yang berbeda-beda.

Mengenal Azan, Seruan untuk Melaksanakan Salat

Ilustrasi Adzan atau Azan. Sumber: Unsplash/Assad Tanoli

Umat muslim pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah azan. Azan merupakan seruan atau panggilan bagi umat muslim untuk melaksanakan salat lima waktu. Kata azan berasal dari azina (أَذَّنَ) yang artinya adalah diberitahukan atau mendengar.

Sebelum adanya azan, umat Islam di Madinah berkumpul di masjid untuk menunggu datangnya waktu salat. Setelah tiba waktu salat, tidak ada orang yang memberitahukan. Umat muslim langsung melaksanakan salat tanpa adanya penanda tertentu.

Seiring berkembangnya agama Islam, beberapa sahabat memberikan usul kepada Rasulullah saw. supaya membuat pertanda untuk melaksanaka salat. Usulannya sangat beragam. Terdapat usulan untuk menggunakan lonceng, terompet, bahkan menyalakan api.

Abdullah bin Zaid menceritakan mimpunyanya kepada Rasulullah. Rasulullah meminta Abdullah untuk mengajari Bilal bin Rabah untuk melafalkan kalimat dalam mimpinya tersebut.

Saat Bilal mengumandangkan azan, Umar bin Khattab mendengar dan menghadap Rasulullah dan menceritakan bahwa dirinya memimpikan hal yang sama, yaitu azan sebagai tanda masuknya waktu untuk salat fardu.

Dalam satu riwayat juga disebutkan bahwa Rasulullah mendapatkan wakyu mengenai azan. Oleh sebab itu, Rasulullah membenarkan hal yang disampaikan oleh Abdullah. Semenjak saat itu, azan resmi menjadi tanda masuknya waktu salat.

Baca juga: Nasehat atau Nasihat Penulisan yang Benar sesuai KBBI? Ini Jawabannya

Jadi, kata yang benar dalam KBBI adzan atau azan? Jawabannya adalah azan tanpa huruf d. Cari tahu kata baku dalam bahasa Indonesia lainnya di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Semoga membantu, ya. (FAR)