Alasan Allah Itu Al-Basir serta Contoh Penerapan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai umat Islam, kita mengetahui bahwa Allah SWT memiliki sifat-sifat mulia yang disebut juga asmaul husna. Sifat-sifat tersebut merupakan bukti bahwa Allah SWT adalah Dzat yang maha segala-galanya. Namun apakah kamu tahu alasan Allah itu Al-Basir?
Jika belum, artikel kali akan menjelaskan tentang alasan bahwa Allah itu Al-Basir beserta bukti-buktinya. Selain itu, kita dapat meneladani sifat yang satu ini dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Alasan Allah Itu Al-Basir serta Contoh Penerapan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Dikutip dari Puisi dan Interpretasi oleh Azmi Rahman (2020: 92), Al-Basir memiliki arti Maha Melihat. Artinya, Allah SWT adalah Dzat yang dapat melihat apa yang terjadi segalanya di alam semesta, bahkan Allah SWT dapat mengetahui di mana tidak ada satupun yang mengetahuinya.
Allah SWT berfirman,
يَسْتَخْفُونَ مِنَ النَّاسِ وَلَا يَسْتَخْفُونَ مِنَ اللَّهِ وَهُوَ مَعَهُمْ إِذْ يُبَيِّتُونَ مَا لَا يَرْضَىٰ مِنَ الْقَوْلِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطًا
Artinya: “Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang Allah tidak ridhai. Dan adalah Allah Maha Meliputi (ilmu-Nya) terhadap apa yang mereka kerjakan.” (QS. An-Nisa: 108)
Selain itu, bukti dari Allah SWT Maha Melihat terdapat dalam sebuah ayat. Allah SWT bersabda:
إِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ غَيْبَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya: “Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hujurat: 18)
Contoh Penerapan Al-Basir dalam Kehidupan Sehari-Hari
Terdapat banyak sekali contoh perilaku yang mencerminkan sifat Allah SWT Yang Maha Melihat, di antaranya:
Menggunakan penglihatan untuk belajar hal-hal yang baik dan bekerja untuk mencari nafkah agar bisa memenuhi kebutuhan hidup.
Mengamati seluruh hal yang ada di sekitar kita untuk menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Menggunakan indera penglihatan untuk melihat kondisi orang-orang yang membutuhkan bantuan.
Mengetahui bahwa Allah SWT Maha Melihat, kita harus berhati-hati untuk bertindak walaupun tidak ada yang mengetahuinya.
Al-Basir adalah sifat Allah SWT Yang Maha Melihat. Dengan mengetahuinya, sebagai umat Islam dapat belajar bahwa setiap perbuatan pasti Allah SWT mengetahuinya. Dengan begitu, kita perlu belajar untuk selalu berbuat kebaikan walaupun tidak diketahui orang lain.(MZM)
