Alasan Harus Mengetahui Cara Membersihkan Najis Sebelum Melakukan Shalat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak yang bertanya mengapa penting untuk mengetahui cara membersihkan najis sebelum melakukan shalat? Pertanyaan ini sebenarnya sudah dijawab melalui berbagai penjelasan yang ada di dalam Al-Qur'an, hadis, maupun pendapat para ulama.
Pertanyaan ini berkaitan dengan kenapa ketika umat muslim mau beribadah, seperti salat, membaca Al-Qur'an dan lain sebagainya harus mandi wajib, mengambil wudu, atau jika tidak ada air, maka harus tayamum.
Mengapa Penting untuk Mengetahui Cara Membersihkan Najis Sebelum Melakukan Shalat? Ini Alasannya
Ketika seorang umat muslim ingin melaksanakan ibadah, seperti salat, maka harus terbebas dari yang namanya najis. Dikutip dari buku Ensiklopedia Fikih Indonesia, Ahmad Sarwat, (2019), pengertian najis adalah sebagai berikut.
Najis bisa diartikan sebagai semua benda yang dihukumi kotor secara syariat yang menyebabkan seorang muslim tidak diperbolehkan untuk melaksanakan beberapa ibadah. Najis dibagi menjadi tiga jenis utama.
Pertama, ada najis ringan atau dikenal dengan najis mukhoffafah. Contoh najis ini adalah air kencing bayi laki-laki dibawah 6 bulan. Kedua, ada najis sedang atau dikenal dengan istilah mutawasithoh. Contohnya adalah darah, air kencing, kotoran, dan lain sebagainya.
Terakhir, ada najis berat atau mugholazhoh. Contoh dari najis ini adalah jilatan hewan seperti anjing atau babi. Lalu, seorang muslim mengapa penting untuk mengetahui cara membersihkan najis sebelum melakukan shalat?
Jawabannya karena salah satu syarat sahnya puasa adalah suci atau terbebas dari najis. Hal tersebut sudah dijelaskan dalam beberapa firman Allah Swt., salah satunya dalam surat Al-Maidah ayat 6.
(يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ .... (الاية
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, ketika kalian akan melaksanakan salat, basuhlan wajah kalian. .... (QS: Al Maidah: 6)
Ada juga hadist dari Rasulullah Saw. yang menjelaskan mengenai pentingnya suci ketika menjalankan ibadah salat.
لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةً بِغَيْرِ طَهُورٍ
Artinya: “Allah tidak menerima salat tanpa bersuci,” (HR Muslim).
لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Artinya: “Allah tidak menerima salat salah seorang kamu bila berhadats sampai ia berwudu,” (HR Bukhari dan Muslim)
Baca juga: 3 Rekomendasi Tempat Buka Bersama di Bali 2025, Pasti Halal!
Jadi, mengapa penting untuk mengetahui cara membersihkan najis sebelum melakukan shalat? Karena salah satu syarat sahnya salat adalah bersih, suci, atau terbesas dari berbagai jenis najis, baik kecil, sedang, maupun besar. (WWN)
