Konten dari Pengguna

Alasan Kenapa Jenazah Tidak Boleh Ditinggal Sendirian dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seseorang yang meninggal dunia dan dilarang untuk ditinggalkan sendirian. Foto: unsplash.com/olga_kononenko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seseorang yang meninggal dunia dan dilarang untuk ditinggalkan sendirian. Foto: unsplash.com/olga_kononenko

Bagi sebagaian masyarakat, terutama umat Islam di Indonesia terdapat sebuah kepercayaan bahwa seorang jenazah sebelum dilakukan pemakaman dilarang untuk ditinggalkan sendirian. Alasannya sangatlah beragam, mulai dari takut akan dilompati oleh kucing hingga ditunggui oleh setan. Namun bagamanakah pandangan agama Islam kenapa jenazah ditak boleh ditinggalkan sendirian?

Alasan Kenapa Jenazah Tidak Boleh Ditinggal Sendirian dalam Islam

Kematian merupakan sebuah takdir yang Allah SWT pada zaman azali atau 50.000 tahun sebelum langit dan bumi diciptakan. Tidak ada satupun orang mengetahui kapan dirinya akan Allah SWT cabut nyawanya. Tidak ada juga satu manusia yang dapat menunda datangnya kamatian.

Apabila seseorang meninggal dunia, umat Islam diwajibkan untuk menguburkannya. Jika tidak ada satupun seorang yang mengubutkannya, maka satu tempat seseorang meninggal akan terkena azab dari Allah SWT yang teramat pedih.

Sebelum menguburkan seorang jenazah, terdapat hal-hal yang perlu dilakukan. Sebagaimana Rosnaaini Hamid dalam buku Kematian Yang Indah (2017:98), menjelaskan tentang tenggung jawab berkaitan tentang jenazah di antara lain:

  • Haram melakukan sesuatu terhadap jasad jenazah yang boleh ditakrifkan sebagai menyakitinya.

  • Jika jenazah mempunyai isteri, maka bermulalah pengiraan tempoh idah kerana idah bermula sebaik sahaia suami disahkan mati. Jika isteri berada dalam tempoh idah talak rajie, maka tarafidah akan bertukar menjadi idah mati. Jika isteri mengandung, maka idah akan tamat setelah melahirkan kandungannya.

  • Gugur segala tanggungjawab kewajipan hukum syarak terhadap jenazah.

  • Meletakkan jenazah menghala ke arah kiblat.

  • Tidak boleh meninggalkan jenazah sendirian.

  • Melakukan kerja-kerja pengurusan jenazah seperti yang diterapkan oleh hukum dalam agama Islam.

  • Menyampaikan ucapan takziah kepada ahli keluarga.

Ilustrasi jenazah yang dilarang untuk ditinggal sendirian. Foto: unsplash.com/marceloleal80

Dari beberapa penjelasan di atas, terdapat sebuah hal yang tidak boleh dilakukan kepada jenazah sebelum dikuburkan, yakni menginggalkannya sendiri? Kenapa demikian?

Menurut sebagian ulama, meninggalkan jenazah sendirian di dalam kamar, mushola, masjid, dan lainnya, sebelum jenazah tersebut dikuburkan, hukumnya adalah makruh. Sebelum jenazah dikuburkan, dianjurkan untuk dijaga dan ditunggui oleh keluarganya maupun kerabat terdekat, baik oleh satu orang atau lebih.

Hal ini didasakan oleh Imam al-Mardawi dalam kitab al-Inshaf,

Faidah pertama mengenai orang yang mati di waktu sore hari; Dimakruhkan meninggalkan jenazah tersebut di dalam kamar sendirian. Melainkan sebaiknya ditunggui oleh keluarganya".

Alasan di atas diperkuat dengan sebuah riwayat yang disebutkan oleh Abu Adbillah dalam kitab al-Kafi, beliau berkata:

"Tidak satu pun mayit yang meninggal lalu ditinggal sendirian melainkan setan akan bermain-main di dalam perutnya."

Meskipun hukumnya makruh dalam meninggalkan jenazah sendirian sebelum dikebumikan, namun sebagai salah satu anggota keluarga maupun kerabat terdekat, sudah sepatutnya untuk menunggu jenazah agar tidak terhadi hal-hal yang tidak diinginkan. (MZM)