Alasan Mengapa Agama Hindu Lebih Tertutup Sifatnya daripada Budha

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hindu dan Buddha adalah dua agama yang berkembang di Indonesia dalam waktu hampir bersamaan. Bagaimanapun juga, kedua agama ini berbeda karena Hindu lebih tertutup. Mengapa agama Hindu lebih tertutup sifatnya daripada Budha?
Jawabannya adalah adanya sistem kasta dalam agama Hindu. Perlu pengetahuan mengenai sistem ini agar memahami mengapa agama Hindu lebih tertutup.
Mengapa Agama Hindu Lebih Tertutup Sifatnya daripada Budha?
Mengapa agama Hindu lebih tertutup sifatnya daripada Budha? Jawabannya adalah karena adanya sistem kasta yang dianut oleh umat beragama Hindu.
Mengutip buku Agama Hindu SMA Kelas 12, Ida Bagus Sudirga, dkk (2007: 48), kasta merupakan suatu tingkatan hidup kemasyarakatan berdasarkan atas darah kebangsaan. Kasta juga bisa diartikan sebagai stratifikasi sosial dalam kehidupan masyarakat.
Adanya sistem kasta ini membuat masyarakat terbagi menjadi golongan-golongan tertentu. Hal ini juga membatasi gerak masyarakat. Contohnya adalah hanya golongan tertentu yang bisa menyebarkan agama. Itulah mengapa sifat agama Hindu menjadi lebih tertutup
Sebaliknya, agama Buddha tidak mengenal sistem kasta. Jadi, agama ini memperbolehkan siapa saja yang menjadi umatnya untuk melakukan apapun. Hal ini membuat agama Buddha memiliki sifat lebih terbuka.
Pengikut ajaran agama Buddha di zaman dulu pun lebih banyak daripada agama Hindu. Hal ini masih berkaitan dengan kebebasan seluruh umat Buddha untuk melakukan sesuatu, termasuk menyebarkan agama sehingga mengundang lebih banyak orang.
Baca juga: Perbedaan Fungsi Candi dalam Agama Hindu dan Agama Buddha
Pembagian Sistem Kasta dalam Agama Hindu
Dalam sistem kasta ini, agama Hindu mengenal adanya empat golongan masyarakat. Keempatnya adalah sebagai berikut.
1. Brahmana
Brahmana merupakan kasta yang dimiliki oleh pendeta agung, rohaniawan, guru, dan sejenisnya. Orang-orang yang memiliki kasta ini akan mengabdi demi kepentingan pendidikan maupun keagamaan.
2. Ksatria
Kasta ini dimiliki oleh orang-orang berdarah bangsawan hingga tentara. Umumnya, harta orang-orang berkasta ksatria dimiliki oleh negara atau kerajaan.
3. Waisya
Waisya merupakan kasta yang dipunyai pedagang atau para pekerja lainnya. Orang-orang berkasta ini mempunyai hartanya sendiri.
4. Sudra
Kasta sudra dimiliki oleh rakyat biasa seperti pemulung dan pengemis. Orang-orang yang termasuk kasta ini tak mempunyai gelar apapun.
Jadi, alasan mengapa agama Hindu lebih tertutup sifatnya daripada Budha adalah adanya sistem kasta. Sistem kasta sendiri merupakan stratifikasi sosial atau pembagian golongan masyarakat. (LOV)
