Konten dari Pengguna

Alasan Mengapa Bagian Pendahuluan pada Buku Nonfiksi Harus Menarik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa Bagian Pendahuluan pada Buku Nonfiksi harus Menarik? Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa Bagian Pendahuluan pada Buku Nonfiksi harus Menarik? Foto:Unsplash

Tuntutan yang harus dipenuhi, menjadikan bagian pendahuluan seringkali merupakan bagian yang tersulit ditulis pada buku nonfiksi. Mengapa bagian pendahuluan pada buku nonfiksi harus menarik? Simak alasannya melalui tulisan berikut ini.

Buku nonfiksi adalah jenis buku yang berdasarkan kejadian nyata dan menyajikan fakta sebenar-benarnya. Umumnya buku nonfiksi dijadikan sebagai panduan, referensi, atau pengalaman hidup bagi pembacanya.

Baca juga: Mengenal Buku Nonfiksi, Buku yang Berisi Fakta atau Data-data yang Tepat.

Mengapa Bagian Pendahuluan pada Buku Nonfiksi harus Menarik?

Mengapa Bagian Pendahuluan pada Buku Nonfiksi harus Menarik?Foto:Unsplash

Yang termasuk dalam buku nonfiksi antara lain laporan ilmiah, biografi, resensi, dan lainnya. Berdasarkan Buku Besar Bahasa Indonesia untuk SD/SMP/SMA yang disusun oleh Wahya Ernawati Waridah (2017:291), berikut adalah sistematika dalam penulisan resensi.

  1. Judul Resensi. Judul yang dipilih harus memberikan gambaran tentang isi resensi yaitu jelas dan singkat. Judul yang baik dapat menimbulkan minat seseorang untuk membaca resensi tersebut.

  2. Data Buku. Data buku memberikan informasi tentang judul buku, nama pengarang, penerbit, tahun terbit beserta cetakannya, tebal buku, dan harga buku.

  3. Pendahuluan. Bagian pendahuluan dapat diawali dengan membandingkan buku dengan buku sejenis, sosok pengarang dengan karya dan prestasinya, atau keunikan buku. Alasan mengapa bagian pendahuluan pada buku nonfiksi harus menarik, karena dapat mewakili isi buku sehingga mengundang rasa penasaran dan keingintahuan pembaca.

  4. Isi Resensi. Bagian isi resensi umumnya memuat isi buku, ulasan singkat buku, keunggulan dan kelemahan buku, tinjauan aspek bahasa, uraian mengenai kesalahan-kesalahan teknis yang ditemukan seperti kesalahan penulisan, atau kesalahan cetak.

  5. Penutup. Bagian ini biasanya mengungkapkan sasaran yang dituju oleh buku tersebut. Penutup juga berisi penilaian apakah buku tersebut layak dibaca atau tidak oleh pembaca yang dituju, disertai alasan-alasan yang logis dan mendukung.

Alasan Mengapa Bagian Pendahuluan pada Buku Nonfiksi harus Menarik Foto:Unsplash

Bagian pendahuluan harus disusun secara menarik dan 'menjual' untuk membangkitkan minat dan ketertarikan pembacanya. Alasan mengapa bagian pendahuluan pada buku nonfiksi harus menarik, karena pendahuluan merupakan ringkasan yang memberi gambaran sekilas tentang apa yang akan dibaca. Keputusan apakah satu buku nonfiksi akan dibaca atau tidak, ditentukan pada bagian pendahuluan.(DK)