Alasan Mengapa Bangsa Indonesia Dikatakan sebagai Bangsa Majemuk

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah negara yang kerap menyebut dirinya sebagai bangsa yang majemuk. Alasan mengapa bangsa Indonesia dikatakan sebagai bangsa majemuk adalah karena Indonesia terdiri dari banyak suku, agama, budaya, serta bahasa daerah yang berbeda.
Perbedaan-perbedaan ini menjadikan Indonesia sangat beragam dan kaya. Hal ini membuat Indonesia menjadi bangsa yang majemuk atau beragam.
Mengapa Bangsa Indonesia Dikatakan sebagai Bangsa Majemuk?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata majemuk memiliki makna, terdiri atas beberapa bagian yang merupakan kesatuan.
Mengapa bangsa Indonesia dikatakan sebagai bangsa majemuk? Indonesia dikatakan demikian sebab masyarakat bangsa Indonesia memang datang dari beragam latar belakang suku, agama, budaya, bahasa daerah dan keberagaman-keberagaman lainnya.
Meski begitu, keberagaman yang ada ini tidak menjadi jurang pemisah atau sumber masalah. Sebaliknya, keberagaman dalam kemajemukan ini dapat diterima masyarakat Indonesia dengan baik sebagai bagian dari takdir Tuhan yang tak bisa dihindari dan hanya bisa disikapi dengan bijaksana.
Mengutip buku Pendidikan Kewarganegaraan Mendidik Generasi Milenial Yang Berwawasan Kebangsaan, Mali Benyamin Mikhael, dkk. (2022) dalam kondisi kemajemukan seperti ini, tidaklah mengherankan, bila karakter ke-Indonesia-an serta masalah persatuan dan kesatuan serta solidaritas antara semua komponen bangsa terasa sungguh sebagai suatu kebutuhan nyata yang sangat vital.
Indonesia memang sudah terlahir dalam keberagaman. Keberagaman, apapun bentuknya, jika disikapi bijaksana maka akan membawa kebaikan bagi masyarakat, bangsa dan negara. Sebagian besar masyarakat Indonesia telah sadar tentang hal tersebut.
Keberagaman ini bisa menjadi jalan untuk saling melengkapi kekurangan, saling menguatkan, memperkaya jati diri bangsa dan lain sebagainya. Sebaliknya, jika disikapi buruk dan keliru maka akan jadi sumber perpecahan yang bisa melemahkan bangsa dari dalam.
Untuk menghindari sikap buruk dan keliru perlu ada pendidikan keberagaman sejak dini. Pendidikan kewarganegaraan dipandang sebagai sarana yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai kerakyatan, kebangsaan, dan kenegaraan pada generasi muda.
Penanaman nilai-nilai ini melibatkan seluruh kepribadian, dalam arti harus diketahui dan dipahami akal budi, diresapi dalam hati, dihayati dan dicintai, dan diwujudkan dalam perbuatan nyata.
Hasilnya akan memperoleh sosok-sosok warga negara yang berkualitas unggul. Unggul akal budinya, unggul nuraninya, dan unggul keterampilan kewarganegaraannya untuk mendukung kemajemukan.
Baca Juga: Penjelasan Indonesia Dikenal Sebagai Bangsa Majemuk dan Faktor Penyebabnya
Demikian uraian alasan mengapa bangsa Indonesia dikatakan sebagai bangsa majemuk yaitu karena keberagaman yang ada di negara ini. Agar keberagaman ini dapat menghasilkan hal positif, perlu adanya pendidikan kewarganegaraan untuk mendukung kemajemukan sejak dini. (ARD)
