Alasan Mengapa Doa Harus Spesifik menurut Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam tafsir Al-Qur'an surat Al Mulk ayat 11-15 menyatakan bahwa Allah Swt. mengetahui isi hati semua hamba-Nya. Lantas, apakah doa harus spesifik padahal Allah sudah mengetahui isi hati hamba-Nya?
Doa memiliki makna permohonan (harapan, permintaan, pujian) kepada Allah Swt. Sehingga walaupun apa disembunyikan di dalam hati umat Islam Allah pasti mengetahuinya, namun untuk meminta sesuatu melalui doa, ada adab yang harus dilakukan.
Apakah Doa Harus Spesifik?
Allah Swt. memerintahkan umatnya untuk berdoa. Dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 186, Allah berfirman:
وَاِذَا سَاَلَـكَ عِبَادِىۡ عَنِّىۡ فَاِنِّىۡ قَرِيۡبٌؕ اُجِيۡبُ دَعۡوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِ فَلۡيَسۡتَجِيۡبُوۡا لِىۡ وَلۡيُؤۡمِنُوۡا بِىۡ لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُوۡنَ
Wa izaa sa alaka 'ibaadii 'annnii fa innii qariibun ujiibu da'wataddaa'i izaa da'aani falyastajiibuu lii walyu minuu biila 'allahum yarshuduun
Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.
Di dalam ayat di atas, Allah menyuruh hamba-Nya agar berdoa kepada-Nya, Dia berjanji akan memperkenankannya. Namun, pada akhir ayat, Allah menekankan agar hamba-Nya memenuhi perintah-Nya dan beriman kepada-Nya agar selalu mendapat petunjuk.
Allah Swt. Maha Kuasa, Maha Mengetahui dan mengatur segalanya, diminta atau tidak diminta, Dia berbuat sekehendak-Nya, sehingga ada pendapat manusia tidak perlu berdoa. Namun, pendapat itu bertentangan dengan ayat diatas dan hadis-hadis Nabi Muhammad.
Maka umat muslim mutlak harus sering dan tidak kenal lelah untuk berdoa. Kemudian timbul pertanyaan mengenai apakah doa harus spesifik. Mengutip buku 100% Ibadah, Endang Koswara (2015), doa spesifik adalah agar apa yang menjadi hajat dapat terlaksana dengan baik.
Apa saja adab yang harus dipersiapkan sebelum berdoa dalam Islam? Berikut penjelasannya.
Berdoa dalam keadaan suci atau berwudu. Sudi dari hadas besar maupun kecil, suci dari barang-barang haram, suci dari hati yang "mendua" fokus hanya kepada Allah saja.
Usahakan sebelum berdoa untuk salat dahulu, minimal 2 rakaat.
Menghadap kiblat.
Mengangungkan asma Allah.
Berselawat kepada Nabi Muhammad Saw.
Membaca Al-Fatihah.
Kemudian barulah berdoa yang lebih spesifik dan benar-benar mengerti agar umat muslim juga meresapi isi dari doa sehingga bersungguh-sungguh dalam berdoa.
Berdoa di waktu yang dapat lebih cepat dikabulkan oleh Allah.
Perbanyak sedekah.
Selalu berprasangka baik kepada Allah, apapun hasilnya jika doa belum terkabulkan.
Baca Juga: Doa Berbuka Puasa dan Keutamaannya
Demikian uraian jawaban atas pertanyaan apakah doa harus spesifik. Sebagai umat muslim harus yakin doa itu pasti diterima. Jika belum, maka berprasangka baik bahwa doa sedang diaplikasikan dalam bentuk lainnya. (ARD)
