Konten dari Pengguna

Alasan Mengapa Manusia Disebut Makhluk Sosial

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa manusia disebut makhluk sosial. Sumber: Unsplash/Broke Cagle
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa manusia disebut makhluk sosial. Sumber: Unsplash/Broke Cagle

Manusia diciptakan sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial. Sebagai makhluk individu, manusia memiliki identitas yang unik, hak dan tanggung jawab, serta kehendak bebas. Namun, mengapa manusia disebut makhluk sosial?

Hal ini tentu tak bisa dilepas dari keadaan manusia yang tidak dapat hidup sendiri. Manusia pasti akan membutuhkan manusia lain untuk berinteraksi dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Mengapa Manusia Disebut Makhluk Sosial? Berikut Ini Jawabannya!

Ilustrasi mengapa manusia disebut makhluk sosial. Sumber: Unsplash/Priscilla du Prezz

Mengapa manusia disebut makhluk sosial? Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia membutuhkan manusia lain untuk bersosialisasi atau berinteraksi dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Menurut buku Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII, M. Nursa'ban, dkk. (2021: 28), manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain. Manusia memiliki keterbatasan sumber daya sehingga saling bergantung satu sama lainnya untuk memenuhi kebutuhannya.

Manusia membutuhkan kebersamaan dalam kehidupannya. Semua itu adalah dalam rangka saling memberi dan saling mengambil manfaat. Misalnya, saat berada di pasar untuk berbelanja makanan atau kebutuhan lainnya, sebagai pembeli harus berinteraksi dengan penjual untuk mendapat sebuah kesepakatan.

Aristoteles mengkatagorikan manusia ke dalam “Zoon Politicon” yang berarti manusia adalah makhluk yang ingin selalu bergaul dan berkumpul. Jadi manusia adalah makhluk yang bermasyarakat. Oleh karena sifat suka bergaul dan bermasyarakat itulah manusia dikenal sebagai makhluk sosial.

Hal ini sesuai dengan pernyataan “Manusia baru bisa dikatakan sebagai manusia yang sebenarnya, jika berada dalam masyarakat”. Dalam bermasyarakat, manusia melakukan komunikasi, sosialisasi dan interaksi dengan masyarakat lainnya.

Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki dua keinginan, yakni:

  1. Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia yang lain di sekelilingnya (masyarakat).

  2. Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekitarnya.

Selain itu, terdapat juga ciri-ciri bahwa manusia adalah makhluk sosial. Berikut ini beberapa di antaranya.

  • Manusia tidak dapat hidup sendiri.

  • Manusia memiliki kebutuhan sosial (social needs), yaitu berinteraksi dengan orang lain.

  • Manusia dapat mengembangkan potensinya bila ia hidup di tengah-tengah manusia.

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 29 tentang Makhluk Sosial

Dari penjelasan di atas dapat diketahui jawaban pertanyaan mengapa manusia disebut makhluk sosial. Sudah menjadi hakikat manusia untuk membutuhkan orang lain dalam seluruh aspek hidupnya. Oleh karena itu manusia disebut sebagai makhluk sosial. (SASH)