Alasan Pohon Pisang Merobek Daunnya pada Musim Kemarau

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makhluk hidup punya berbagai cara untuk melakukan adaptasi, bukan hanya manusia dan hewan, tumbuhan pun punya caranya masing-masing untuk beradaptasi dengan segala kondisi alam. Salah satunya adalah tanaman pisang, apakah Anda tahu mengapa pohon pisang merobek daunnya pada waktu-waktu tertentu?
Mengapa Pohon Pisang Merobek Daunnya pada Musim Tertentu?
Mengapa pohon pisang merobek daunnya? Sebenarnya, pohon pisang tidak melakukan hal tersebut setiap waktu. Ada waktu-waktu tertentu yang menyebabkan pohon pisang beradaptasi dengan merobek daunnya, misalnya pada musim panas atau kemarau.
Alasan utama mengapa pohon pisang merobek daunnya adalah:
Untuk mendapatkan hempasan yang berasal dari tiupan angin agar bisa melindungi diri.
Untuk mengurangi proses penguapan, sehingga akar masih bisa menerima asupan air dan mengalirkannya ke seluruh bagian pohon.
Fakta Unik Lainnya Tentang Pohon Pisang
Selain cara adaptasinya, ternyata ada beberapa fakta unik lainnya tentang pohon pisang, yaitu:
Pisang memiliki nama ilmiah 'musa sapentum' yang cukup menarik untuk kita baca karena memiliki arti buah dari pria yang bijaksana.
Pohon pisang ditemukan sejak 8 ribu tahun yang lalu sebelum masehi.
Tanaman pisang merupakan tumbuhan yang tidak sulit untuk dibudidayakan, karena tidak terlau membutuhkan pupuk.
Batang pohon pisang tidak berkayu.
Batang pohon pisang basah dan berair, yang biasa disebut gedebok. Di dalam gedebok terdapat cadangan energi.
Pohon pisang bisa disebut sebagai perdu raksasa karena bisa tumbuh mencapai tinggi 6 meter.
Buah pisang sebenarnya adalah buah beri raksasa.
Buah pisang terdapat kandungan air 75%.
Nilai energi pisang 2 kali lebih tinggi dari apel.
Pada musim kemarau, pohon pisang akan mengeluarkan zat lilin pada permukaan atas daunnya untuk meminimalkan terjadinya transpirasi.
Pohon pisang hanya tumbuh sekali, karena hanya bisa menghasilkan satu tandan pisang dan akan mati setelah itu.
Sebelum mati, biasanya pohon pisang akan menciptakan tunas baru. Siklus tersebut akan berlangsung selama 10 tahun.
Semua bagian dari tanaman pisang bisa dimanfaatkan. Mulai dari batang, daun, jantung, sampai dengan buahnya.
Ada banyak sekali jenis buah pisang, terdapat 107 jenis pisang di dunia.
Baca Juga: Cara Membuat Hiasan Rumah dari Daun Pisang Kering
Sekarang Anda sudah tahu kan mengapa pohon pisang merobek daunnya pada musim tertentu. Semoga ulasan tadi membantu. (DNR)
