Konten dari Pengguna

Alasan Produktivitas Ovarium Terbatas sedangkan Testis Tidak Terbatas

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Mengapa Produktivitas Ovarium Ada Batasnya Sedangkan Produktivitas Testis Tidak Terbatas. Sumber: Unsplash/V2osk
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Mengapa Produktivitas Ovarium Ada Batasnya Sedangkan Produktivitas Testis Tidak Terbatas. Sumber: Unsplash/V2osk

Mengapa produktivitas ovarium ada batasnya sedangkan produktivitas testis tidak terbatas? Sistem reproduksi manusia dibagi menjadi sistem reproduksi wanita dan sistem reproduksi pria yang memiliki struktur organ masing-masing.

Setiap organ reproduksi memiliki fungsi yang berbeda-beda. Selain itu, produktivitas organ tersebut juga berbeda.

Mengapa Produktivitas Ovarium Ada Batasnya Sedangkan Produktivitas Testis Tidak Terbatas?

Ilustrasi untuk Mengapa Produktivitas Ovarium Ada Batasnya Sedangkan Produktivitas Testis Tidak Terbatas. Sumber: Unsplash/Europeana

Dikutip dari Biologi SMA dan MA untuk Kelas XI, Aryulina, dkk (2006:285), salah satu ciri makhluk hidup adalah berkembang biak atau bereproduksi. Reproduksi melibatkan sistem reproduksi. Terdapat sejumlah organ dalam sistem reproduksi manusia.

Beberapa organ reproduksi adalah ovarium (wanita) dan testis (pria). Mengapa produktivitas ovarium ada batasnya sedangkan produktivitas testis tidak terbatas? Produktivitas ovarium melibatkan beberapa hormon. Seiring bertambahnya usia, jumlah hormon tersebut akan berkurang.

Berbeda dengan produktivitas testis yang tidak dipengaruhi oleh hormon. Jadi, seiring bertambahnya usia pria, jumlah sperma tidak akan berkurang, hanya saja kualitasnya akan menurun.

Mengenal Sistem Reproduksi Manusia

Ilustrasi untuk Mengapa Produktivitas Ovarium Ada Batasnya Sedangkan Produktivitas Testis Tidak Terbatas. Sumber: Unsplash/Europeana

Baik sistem reproduksi pria maupun wanita terdiri atas sejumlah organ. Berikut adalah penjelasannya.

1. Sistem Reproduksi Pria

  • Penis: Organ vital pria yang digunakan untuk berhubungan seksual. Sperma akan keluar melalui saluran yang ada di dalam penis.

  • Skrotum: Kantong kulit yang berada di pangkal penis dan berfungsi untuk melindungi testis, saraf, dan pembuluh darah.

  • Testis: Sepasang organ yang berada di dalam skrotum. Testis juga merupakan kelenjar tempat produksi sperma dan testosteron.

2. Sistem Reproduksi Wanita

  • Ovarium: Kelenjar dengan bentuk oval dan berukuran kecil. Ovarium terletak di kedua sisi rahim. Organ ini berfungsi untuk menghasilkan sel telur dan hormon estrogen serta progesteron.

  • Tuba falopi: Organ berbentuk mirip tabung kecil yang menempel di bagian atas rahim. Tuba falopi berperan sebagai jalur untuk sel telur agar bisa bergerak dari ovarium ke rahim. Di organ ini terjadi pembuahan.

  • Uterus: Disebut juga sebagai rahim. Organ ini berbentuk mirip buah pir dan menjadi tempat bagi janin untuk berkembang di masa kehamilan. Leher rahim, yang berhubungan dengan vagina disebut sebagai serviks.

  • Vagina: Jalur yang menjadi penghubung antara serviks dengan bagian luar tubuh. Vagina juga disebut sebagai jalan lahir.

Baca juga: Kelainan pada Sistem Reproduksi Manusia yang Perlu Diketahui

Mengapa produktivitas ovarium ada batasnya sedangkan produktivitas testis tidak terbatas? Jawabannya adalah karena produktivitas ovarium dipengaruhi oleh hormon. (KRIS)