Konten dari Pengguna

Alasan Rasulullah Mendapat Julukan Al-Amin

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rasulullah Mendapat Julukan Al-Amin Karena. Sumber: Unsplash/Juan Camilo Guarin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rasulullah Mendapat Julukan Al-Amin Karena. Sumber: Unsplash/Juan Camilo Guarin

Rasulullah saw. dikenal memiliki banyak julukan. Salah satunya adalah Al-Amin. Rasulullah mendapat julukan Al-Amin karena kepribadiannya.

Dari banyaknya julukan, Al-Amin adalah salah satu yang paling dikenal oleh umat muslim. Sayangnya, masih banyak umat muslim yang tidak mengetahui alasan di balik pemberian julukan tersebut.

Rasulullah Mendapat Julukan Al-Amin Karena Kepribadiannya, Ini Penjelasannya!

Ilustrasi Rasulullah Mendapat Julukan Al-Amin Karena. Sumber: Unsplash/Grace Zhu

Nabi Muhammad saw. merupakan sosok nabi dan rasul terakhir. Rasulullah adalah teladan bagi umat muslim. Tidak mengherankan jika Nabi Muhammad saw. mendapatkan banyak gelar dan julukan.

Salah satu julukan yang disematkan kepada beliau adalah Al-Amin. Dikutip dari buku Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV, Burhanudin dan Fida’ (2021:32), Nabi Muhammad saw. adalah seorang Nabi dan Rasul yang digelari Al-Amin (terpercaya). Rasulullah mendapat julukan Al-Amin karena jujur dan sifatnya yang dapat dipercaya

Lantas, bagaimana latar belakang Rasulullah mendapatkan gelar tersebut? Saat Nabi Muhammad saw. berumur 35 tahun, terdapat peristiwa besar yang terjadi di kota Makkah.

Kala itu, terjadi banjir bandang. Akibatnya, Masjidil Haram dan Ka’bah rusak. Melihat hal tersebut, kaum Quraisy ingin memperbaiki Ka’bah.

Setelah Ka’bah selesai diperbaiki, terjadi perselisihan antara orang-orang Quraisy. Mereka memperdebatkan orang yang kayak untuk meletakkan Hajar Aswad. Perselisihan akhirnya menemukan titik terang saat Abu Umayyah bin Mughirah memberikan solusi.

Abu Umayyah berkata bahwa orang pertama yang melangkahkan kaki ke pintu as-Shofa dapat meletakkan Hajar Aswad. Keesokan harinya, ternyata orang pertama tersebut yaitu Nabi Muhammad saw.

Orang-orang Quraisy kemudian meminta Rasulullah untuk menunjukkan jalan terbaik agar tidak ada pertengkaran dan perselisihan. Rasulullah kemudian meminta sehelai kain dan meletakkan Hajar Aswad di tengah kain.

Rasulullah meminta setiap pemuka Quraisy memegang ujung kain dan mengangkatnya bersama-sama. Setelah sampai, Rasulullah meletakkan Hajar Aswad di tempat semula. Cara ini ternyata adalah yang paling adil dan diterima oleh orang-orang Quraisy.

Setelah kejadian tersebut, Rasulullah saw. diberikan julukan Al-Amin. Al-Amin artinya dipercaya atau terpercaya.

Baca juga: Arti Nama Julukan Umar bin Khattab Pemberian Rasulullah SAW

Rasulullah mendapat julukan Al-Amin karena merupakan sosok yang terpercaya. Semoga bermanfaat bagi umat muslim. (FAR)