Konten dari Pengguna

Alasan Seni Patung Disebut juga Seni Plastik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa Seni Patung Disebut Juga Seni Plastik. Sumber: Unsplash/Sean Robertson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa Seni Patung Disebut Juga Seni Plastik. Sumber: Unsplash/Sean Robertson

Mengapa seni patung disebut juga seni plastik? Patung adalah salah satu karya seni yang dapat ditemui di berbagai tempat, misalnya di museum, taman, atau gereja. Patung merupakan sebuah karya seni rupa tiga dimensi.

Berbeda dengan lukisan atau gambar, patung dapat dilihat dari segala sisi arah. Oleh sebab itu, patung termasuk seni rupa tiga dimensi.

Mengapa Seni Patung Disebut juga Seni Plastik?

Ilustrasi Mengapa Seni Patung Disebut Juga Seni Plastik. Sumber: Unsplash/Liz Martin

Pada pelajaran seni rupa, terdapat materi yang membahas mengenai patung. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), patung artinya sebuah benda yang diciptakan dan dipahat secara sengaja untuk meniru bentuk makhluk hidup di sekitar seperti manusia maupun hewan.

Patung kerap kali disebut sebagai seni plastik. Mengapa seni patung disebut juga seni plastik? Dikutip dari buku Seni Rupa SMP: Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, dan Pameran, Eighteen Salasi (2020), patung diartikan juga sebagai plastik art atau seni plastik karena patung identik dengan sebuah cipta karya manusia yang meniru bentuk dan memiliki keindahan (estetik).

Jenis-Jenis Patung Berdasarkan Bentuknya

Ilustrasi Mengapa Seni Patung Disebut Juga Seni Plastik. Sumber: Unsplash/Claire Satera

Patung biasanya terbuat dari berbagai bahan yang bersifat keras seperti kayu, batu, logam, dan tanah liat. Dalam seni rupa, terdapat beberapa jenis patung. Berikut jenis patung berdasarkan bentuknya.

1. Figuratif

Jenis patung berdasarkan bentuknya yang pertama adalah figuratif. Seni patung ini memiliki bentuk yang menyerupai bentuk aslinya yang ada di kehidupan nyata. Biasanya patung figuratif menjadikan manusia, hewan, dan juga tumbuhan sebagai inspirasi atau objek untuk ditiru.

2. Non-Figuratif

Jenis selanjutnya adalah non-figuratif. Jenis patung ini memiliki bentuk yang tidak mirip dengan makhluk hidup. Patung jenis ini biasanya memperlihatkan lekukan dan garis pada suatu objek.

Jenis Patung Berdasarkan Fungsinya

Ilustrasi Mengapa Seni Patung Disebut Juga Seni Plastik. Sumber: Unsplash/Roi Dimor

Selain berdasarkan bentuknya, patung juga dapat dibedakan berdasarkan fungsinya. Berikut jenis patung berdasarkan fungsinya.

1. Patung Religi

Patung religi dibuat untuk memenuhi kebutuhan atau keperluan agama tertentu. Patung religi digunakan agar para pemeluk agama merasa lebih dekat dengan tuhan atau dewa yang dipujanya. Contoh patung religi adalah Buddha Tidur yang ada di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

2. Patung Hiasan

Patung hiasan adalah jenis patung yang paling mudah ditemui. Fungsi dari patung ini adalah untuk memberikan kesan indah pada suatu tempat. Patung hiasan memiliki berbagai bentuk misalnya manusia, hewan, tumbuhan, atau bentuk lainnya.

Baca juga: Fungsi dari Estetika dalam Seni Rupa

Itu tadi adalah jawaban dari pertanyaan “mengapa seni patung disebut juga seni plastik?”. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan terkait seni rupa tiga dimensi khususnya patung. (FAR)