Konten dari Pengguna

Alat Ukur Jumlah Zat yang Biasa Digunakan dalam Perhitungan Kimia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alat Ukur Jumlah Zat. Sumber: Unsplash/Vedrana Filipović
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alat Ukur Jumlah Zat. Sumber: Unsplash/Vedrana Filipović

Alat ukur merupakan benda penting dalam perhitungan fisika dan kimia. Alat tersebut terdiri dari banyak macam, seperti alat ukur suhu, massa, dan sebagainya. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang menanyakan tentang alat ukur jumlah zat.

Walaupun banyak unsur fisika dan kimia yang dapat diukur, bukan berarti bahwa setiap unsur memiliki alat ukur. Faktanya, jumlah zat pada perhitungan kimia tidak menggunakan alat. Perhitungan berlangsung dengan menggunakan rumus.

Alat Ukur Jumlah Zat dalam Ilmu Kimia

Ilustrasi Alat Ukur Jumlah Zat. Sumber: Unsplash/RephiLe water

Alat ukur merupakan benda yang membantu manusia untuk melakukan pengukuran. Beberapa contoh, yaitu termometer untuk mengukur suhu, barometer untuk mengukur tekanan udara, dan sfigmomanometer untuk mengukur tekanan darah.

Walaupun demikian, tidak semua unsur dalam kehidupan manusia memiliki alat ukur. Salah satu contoh adalah jumlah zat dalam ilmu kimia. Alat ukur jumlah zat dalam ilmu kimia masih belum tersedia hingga saat ini.

Namun, ketiadaan alat untuk mengukur jumlah zat bukan hambatan. Jumlah zat dalam ilmu kimia tetap dapat diukur dengan menggunakan rumus, misalnya dengan mol atau massa mol.

Macam-Macam Pehitungan Jumlah Zat dalam Kimia

Ilustrasi Alat Ukur Jumlah Zat. Sumber: Unsplash/Julia Koblitz

Jumlah zat dalam ilmu kimia biasanya dapat dihitung dengan mol atau massa mol. Dikutip dari buku Top Master Kimia SMA/MA, Tim Super Tentor (2014: 2), mol (n) adalah massa (m) zat dibagi massa molekul relatif (Mr) zat.

Bentuk rumus tersebut, yaitu:

n = m/Mr

Selain rumus di atas, jumlah zat juga dapat dicari dengan pembagian koefisien zat yang dikalikan dengan mol zat. Dikutip dari buku berjudul Buku Pintar Pelajaran SMA IPA 6 in 1, Tim Guru Indonesia (2010: 144), berikut adalah formula untuk mengetahui mol zat.

Koefisien zat yang dicari : Koefisien zat yang diketahui x Mol zat yang diketahui.

Rumus atau formula tersebut merupakan kunci utama untuk melakukan perhitungan jumlah mol zat atau massa zat. Jadi, setiap orang yang mempelajari kimia perlu mengetahui konsep mol, massa zat, molekul relatif, dan koefisien zat secara jelas.

Baca juga: Penjelasan Lengkap Rumus Empiris dan Rumus Molekul Kimia

Berdasarkan pemaparan di atas, menjadi jelas bahwa alat ukur jumlah zat dalam perhitungan kimia belum ada. Namun, perhitungan jumlah zat biasanya menggunakan rumus. (AA)