Konten dari Pengguna

Alat Ukur Suhu: Pengertian, Fungsi, dan 4 Jenisnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa Kita Memerlukan Alat Ukur Suhu. Sumber: Unsplash/Jarosław Kwoczała
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa Kita Memerlukan Alat Ukur Suhu. Sumber: Unsplash/Jarosław Kwoczała

Mengapa kita memerlukan alat ukur suhu? Karena alat pengukur suhu bisa menentukan suhu secara pasti, baik suhu tubuh maupun suhu benda.

Alat ukur suhu dikenal juga dengan istilah termometer. Alat ini bisa digunakan untuk mendeteksi perubahan suhu yang terdapat pada suatu benda.

Pengertian dan Fungsi Alat Ukur Suhu

Ilustrasi Mengapa Kita Memerlukan Alat Ukur Suhu. Sumber: Unsplash/Winel Sutanto

Apabila ada pertanyaan mengapa kita memerlukan alat ukur suhu, jawabannya adalah supaya mengetahui suhu suatu benda. Supaya lebih jelas, silakan simak paparan di bawah ini.

Pengertian Alat Ukur Suhu

Dikutip dari buku Penggunaan Alat-alat Ukur Penunjang Pelajaran IPA, Sri Suwarni, S.Pd., dkk, (2020:4), suhu merupakan derajat panas dinginnya suatu benda.

Sedangkan alat ukur suhu merupakan alat yang fungsinya untuk mengukur panas atau suhu. Alat ini memanfaatkan termometrik dari zat, yaitu perubahan sifat zat yang disebabkan oleh perubahan suhu dari zat tersebut.

Sementara itu, zat cair termometrik adalah zat yang mudah mengalami perubahan ketika dipanaskan atau didinginkan, misalnya alkohol dan air raksa.

Fungsi Alat Pengukur Suhu

Alat pengukur suhu bisa menentukan suhu secara pasti, baik suhu tubuh maupun suhu benda. Secara alamiah, suhu akan mengalir dari derajat tinggi ke derajat yang lebih rendah. Termometer akan menerima suhu dari lingkungan sekitar/benda yang akan diuji.

Dalam bidang kedokteran, termometer berfungsi mengukur suhu tubuh manusia untuk mengetahui seseorang dalam kondisi demam atau tidak. Tak hanya itu, termometer juga berfungsi mengetahui suhu oven, suhu kamar, suhu ruangan, dan suhu mobil.

Untuk mengenali suhu, ada tiga satuan pengukur suhu yang paling umum, yaitu celcius, fahrenheit, dan kelvin.

Jenis Alat Pengukur Suhu

Ilustrasi Megapa Kita Memerlukan Alat Ukur Suhu. Sumber: Unsplash/Kelly Sikkema

Termometer dibedakan menjadi 4 jenis menurut bahan yang digunakan dalam termometer tersebut yaitu:

1. Termometer dengan Bahan Zat Cair

Bahan yang paling sering dipakai untuk membuat termometer adalah zat cair. Berikut adalah jenis termometernya:

  • Termometer Laboratrium Alat ini biasanya digunakan untuk mengukur suhu air dingin atau suhu air yang sedang dipanaskan. Termometer laboraturium menggunakan raksa atau alkohol sebagai petunjuk suhu.

  • Termometer Ruang Termometer ruang bisanya di pasang pada dinding rumah atau kantor. Termometer ruang mengukur suhu keadaan ruangan. Skala termometer ini adalah dari -50 °C sampai 50 °C.

  • Termometer klinis Termometer klinis disebut juga termometer demam. Biasanya dokter memakai termometer ini untuk mengukur suhu tubuh pasien.

  • Termometer Six-Bellani Termometer Six-Bellani disebut juga sebagai termometer maksimum-minimum. Termometer ini dapat mencatat suhu tertinggi dan suhu terendah dalam jangka waktu tertentu. Termometer ini mempunyai 2 cairan, yaitu alkohol dan raksa dalam satu termometer.

2. Termometer Berdasarkan Bahan Zat Padat

Selain termometer yang memakai zat cair, ternyata ada juga termometer yang dibuat dari zat padat. Berikut ini penjelasannya.

  • Termometer Bimetal Bimetal adalah alat yang terdiri dari dua logam yang berbeda nilai koefisien muai panjangnya atau yang berbeda kecepatan pemuaiannya, direkatkan menjadi satu.

  • Termometer Hambatan Termometer hambatan terbuat dengan dasar perubahan hambatan logam, seperti termometer hambatan platina.

3. Termometer Zat Gas

Termometer zat gas adalah jenis alat ukur suhu yang menggunakan gas sebagai alat untuk mendeteksi perubahan temperatur. Pada termometer jenis tersebut, zat yang biasa digunakan untuk mengukur adalah gas jenis Hidrogen dan Helium.

4. Termometer Optis

Ada daerah-daerah maupun benda-benda yang tidak bisa dijangkau dengan mudah atau berbahaya. Untuk itu biasanya digunakan termometer optis. Ada dua jenis termometer optis yakni sebagai berikut.

  • Termometer Pirometer Intensitas radiasi yang dipancarkan oleh benda yang sangat panas yang termometer pirometer ini berfungsi untuk menunjukkan suhu. Sifat termometrik ini dimanfaatkan untuk mengukur suhu pada pirometer.

  • Termometer Inframerah Termometer Inframerah berfungsi untuk mengetahui suhu benda dengan menyinarkan inframerah ke benda tersebut.

Baca Juga: Mengetahui Apa yang Dimaksud Suhu atau Temperatur dan Contoh

Demikian ulasan mengenai alat pengukur suhu dan mengapa kita memerlukan alat ukur suhu. Semoga membantu dan dapat menambah wawasan pembaca.(glg)