Konten dari Pengguna

Alquran Surat An Naml Ayat 27 : Bacaan, Arti, dan Maknanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bacaan dan makna dari surat An-Naml ayat 27, sumber foto: https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bacaan dan makna dari surat An-Naml ayat 27, sumber foto: https://unsplash.com/

Salah satu surat yang ada dalam Alquran adalah Surat An-Naml ayat 27 yang diturunkan di Kota Mekkah atau termasuk dalam golongan surat Makkiyah. Surat An-Naml memiliki arti semut dan terdiri dari 93 ayat.

Dikutip dari buku Tafsir Al-Quranul Majid An-Nur Jilid 3, Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy (2011: 316) menjelaskan bahwa surat ini terdiri dari 94 ayat dengan menjadikan kalimat Tha sin sebagai suatu ayat tersendiri.

Bacaan Surat An-Naml ayat 27

Ilustrasi bacaan dan makna dari surat An-Naml ayat 27, sumber foto: https://unsplash.com/

Berikut adalah bacaan dan arti dari surat An-Naml ayat 27 yang dikutip dari Al-Quran Online Kementrian Agama Republlik Indonesia.

قَالَ سَنَنْظُرُ اَصَدَقْتَ اَمْ كُنْتَ مِنَ الْكٰذِبِيْنَ

qāla sananẓuru a ṣadaqta am kunta minal-kāżibīn

Artinya: "Dia (Sulaiman) berkata, “Akan kami lihat, apa kamu benar, atau termasuk yang berdusta."

Tafsir Surat An-Naml Ayat 27

Tafsir atau makna dari surat An-Naml ayat 27. (Berkatalah) Nabi Sulaiman kepada burung Hud-hud ("Akan kami lihat, apakah kamu benar) di dalam berita yang kamu sampaikan kepada kami ini (ataukah kamu termasuk yang berdusta") yakni kamu termasuk satu di antara mereka. Ungkapan ini jauh lebih sopan daripada seandainya dikatakan, "Ataukah kamu berdusta dalam hal ini".

Kemudian burung Hud-hud menunjukkan sumber air itu kepada mereka lalu dikeluarkan airnya; mereka meminumnya sehingga menjadi segar kembali, mereka berwudu, lalu melakukan salat.

Sesudah itu Nabi Sulaiman menulis surah kepada ratu Balqis yang bunyinya seperti berikut, "Dari hamba Allah, Sulaiman ibnu Daud kepada ratu Balqis, ratu negeri Saba. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Keselamatan atas orang yang mengikuti petunjuk. Amma Ba'du, Janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri". Setelah itu Nabi Sulaiman menuliskannya dengan minyak kesturi lalu dicapnya dengan cincinnya. Maka berkatalah ia kepada burung Hud-hud.

Demikian bacaan dan makna atau tafsir dari surat An-Naml ayat ke 27 yang ada di dalam Al-Quran. (WWN)