Antonim Curang dan Contoh Kalimatnya yang Mudah Dipahami

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Antonim merupakan salah satu bentuk bahasa yang diajarkan di sekolah. Beberapa kata menarik untuk dipelajari bentuk bahasanya, termasuk antonim curang.
Curang adalah kata yang dapat mudah ditemukan, baik dalam bentuk percakapan maupun tulisan.
Antonim Curang dan Contoh Kalimatnya
Selama ini, antonim curang sering disebut juga dengan lawan kata curang. Namun sesungguhnya, pada antonim yang berlawanan adalah arti katanya, bukan katanya itu sendiri.
Arti curang sendiri berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) antara lain sebagai berikut:
Tidak jujur.
Tidak lurus hati.
Tidak adil.
Berdasarkan makna katanya, maka berikut ini adalah antonim curang yang dilengkapi dengan contoh kalimatnya.
Jujur. Contoh kalimat: Walau sering dicurangi temannya, Yasmin senantiasa bersikap jujur dan tidak membalas.
Bersih. Contoh kalimat: Terdakwa itu bersih dari hukuman, karena tidak ada bukti kecurangan yang dilakukannya.
Kredibel. Contoh kalimat: Seseorang akan dianggap kredibel jika tidak pernah berbuat curang sekecil apa pun.
Adil. Contoh kalimat: Anak itu selalu berbuat curang, padahal telah diperlakukan secara adil oleh orang tuanya.
Lurus. Contoh kalimat: Meskipun bekerja di lingkungan yang penuh dengan kecurangan, hidupnya tetap lurus dan tidak terpengaruh.
Sportif. Contoh kalimat: Atlit itu dengan sportif mengakui kecurangannya dalam menggunakan doping saat pertandingan.
Antonim berasal dari kata anti (yang berlawanan, oposisi), dan onuma (nama). Berdasarkan buku Bahasa Indonesia Jilid 1 yang disusun oleh Agus Trianto (2007:75), antonim dapat dibentuk dengan penambahan awalan (prefiks) dan akhiran (sufiks) pada kata dasar.
Bentuk antonim semacam ini lebih banyak diserap dari bahasa asing. Contoh dengan awalan (prefiks) adalah sebagai berikut:
Progresif >< regresif.
Prolog >< epilog.
Induktif >< deduktif.
Internal >< eksternal.
Intensif >< ekstensif.
Legal >< ilegal.
Moral >< amoral.
Monogami >< poligami.
Antonim juga dapat dibentuk dengan akhiran (sufiks). Contohnya kata berikut ini:
Siswa >< siswi.
Mahasiswa >< Mahasiswi.
Karyawan >< Karyawati.
Saat ini, kata yang membedakan jenis kelamin tersebut telah mengalami perubahan. Sekarang, istilah netral telah dipergunakan, misalnya siswa, mahasiswa, dan juga karyawan.
Baca juga: 9 Antonim Rumpang beserta Sinonimnya menurut Tesaurus Bahasa Indonesia.
Antonim curang antara lain bersih, jujur, kredibel, adil, lurus, dan sportif. Mempelajari antonim berguna untuk memperkaya kemampuan dalam menyampaikan sesuatu lewat lisan atau tulisan.(DK)
