Antonim dan Sinomin Begitu Melekat dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Antonim dan sinonim merupakan salah satu materi yang dipelajari bahasa Indonesia sejak jenjang SD. Meski sudah dipelajari sejak SD, kita sering kali bingung dalam dalam menjawab sebuah kata. Misalnya saja antonim dan sinonim begitu melekat.
Kata tersebut memang bukan kata yang bisa langsung ditemukan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Oleh sebab itu, artikel berikut akan menjelaskan antonim dan sinonim kata tersebut untuk menambah kosakata kamu.
Baca Juga: (Sinonim dan Antonim Landai dalam Tesaurus Bahasa Indonesia)
Antonim dan Sinomin Begitu Melekat dalam Bahasa Indonesia
Secara bahasa, antonim berasal dari bahasa Yunani ‘onama’ yang artinya nama dan ‘anti’ yang berarti melawan. Sedangkan menurut Kunjana Rahardi dalam buku Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi (2010), menjelaskan antonim adalah bentuk kata yang memiliki makna yang tidak sama dengan makna lainnya.
Antonim menunjukkan bentuk-bentuk kebahasaan itu memiliki relasi antar makna yang wujud logisnya berbeda atau bertentangan antara satu dengan lainnya.
Antonim dibagi menjadi beberapa jenis, yakni:
Antonim Kembar
Antonim kembar merupakan antonim yang melibatkan pertentangan antara dua kata.
Contoh: senang >< sedih
Antonim Hierarkis
Antonim hierarkis adalah antonim yang pertentangan katanya dalam posisi bertingkat.
Contoh: Januari Februari
Antonim Majemuk
Antonim majemuk adalah antonim yang melibatkan banyak kata.
Contoh: Rumah itu berwarna merah >< Rumah itu berwarna putih
Antonim Rasional
Antonim relasional merupakan antonim yang kedua katanya saling berhubungan.
Contoh: suami >< istri
Antonim Gradual
Antonim gradual merupakan antonim yang memiliki tingkatan dalam pertentangan.
Contoh: rumah mewah rumah sederhana
Sedangkan sinonim berasal dari bahasa Yunani ‘onama’ yang artinya ‘nama’ dan ‘syn’ berarti dengan. Sehingga sinonim memiliku arti nama lain untuk benda atau hal yang sama.
Dikutip dari buku yang sama, sinonim adalah dua kata atau lebih yang berbeda bentuknya, ejaannya, pengucapan atau lafalnya, tetapi memiliki makna sama atau hampir sama.
Sama seperti antonim, sinonim juga memiliki beberapa jenis, yaitu:
Sinonim Mutlak
Sinonim mutlak merupakan kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan apa pun tanpa mengubah makna struktural dan makna leksikal dalam rangkaian kata/frasa/klausa/kalimat.
Contoh: laku = laris, larap
Sinonim Semirip
Sinonim semirip adalah kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan tertentu tanpa mengubah makna struktural dan leksikal dalam rangkaian kata/frasa/klausa/kalimat tersebut saja.
Contoh: melihat = memandang
Sinonim Selingkung
Sinonim selingkung merupakan kata yang dapat saling menggantikan dalam satu konteks kebahasaan tertentu saja secara struktural dan leksikal.
Contoh: ayu = manis
Antonim dan Sinonim Begitu Melekat
Setelah mengetahui pengertian dari antonim dan sinonim, lantas bagaimana dengan begitu melekat?
Berdasakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), melekat memiliki arti menempel benar-benar (sehingga tidak mudah lepas). Dengan begitu, antonim dari begitu melekat bisa dengan melepas. Adapun sinonimnya adalah rapat, mereka, dan mesra.
Nah, sekarang sudah tahu antonim dan sinonim dari begitu melekat bukan? Semoga informasi di atas dapat menambah kosakata bahasa Indonesia secara benar.(MZM)
