Antonim Kata Kreatif dalam Tesaurus Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional yang kita gunakan setiap hari. Bahasa Indonesia juga menjadi pelajaran wajib sejak tingkat SD. Meskipun begitu, masih banyak istilah dalam bahasa Indonesia yang tidak dipahami oleh masyarakat, misalnya saja antonim. Apa antonim kata kreatif?
Tidak semua orang memahami apa yang dimaksud dengan antonim. Untuk bisa lebih mengerti materi ini, simak penjelasannya dalam artikel ini.
Baca juga: Pengertian dan Contoh Kalimat dari Antonim Tentatif
Pengertian dan Antonim Kata Kreatif dalam Tesaurus Bahasa Indonesia
Dihimpun dari kbbi.kemdikbud.go.id, kata kreatif bermakna memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; bersifat (mengandung) daya cipta. Sedangkan antonim kata kreatif adalah tandus, mandul, kontraproduktif, dan miskin.
Setelah mengetahui antonim kreatif, selanjutnya mari membahas apa yang dimaksud dengan antonim. Antonim secara sederhana dapat diartikan sebagai lawan kata. Menurut kbbi.kemdikbud.go.id, antonim adalah kata yang berlawanan makna dengan kata lain atau leksem yang berpasangan secara antonimi.
Dikutip dari Kamus Super Lengkap EYD oleh Gunawan (2016), antonim memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
kedua kata mempunyai makna yang berlawanan
kedua kata tidak bisa saling bertukar tempat dalam konteks kalimat yang sama
Jenis Antonim
Antonim dikelompokkan menjadi empat jenis. Berikut ini jenis-jenis antonim dan contohnya:
Antonim Mutlak
Merupakan jenis antonim yang mempertentangkan makna secara mutlak.
Contoh:
Roni tinggal di rumah tua itu seorang diri.
Kambing tersebut mati ditabrak bus.
Antonim Kutub
Merupakan jenis antonim yang mempertentangkan makna secara gradasi atau memiliki tingkatan antar makna kata.
Contoh:
Remaja itu bergabung dalam kegiatan Pramuka.
Karena sudah tua, Ibu mengajukan pensiun dini.
Antonim Hierarkial
Merupakan jenis antonim antara makna kata yang mempunyai tingkatan.
Contoh:
Kuli tersebut memanggul sekarung beras.
Truk itu mengangkut empat ton beras.
Antonim Majemuk
Merupakan kata yang mempunyai lebih dari satu antonim.
Contoh:
Roni duduk di tempat yang sudah disediakan.
Rino berbaring di tempat tidur.
Bentuk Pertalian Makna Kata
Selain antonim, berikut ini bentuk-bentuk pertalian makna kata yang wajib dipahami:
Kata umum dan kata khusus. Kata umum merupakan kata yang memiliki arti umum dan mengacu pada sesuatu yang luas. Sedangkan kata khusus adalah kata yang penggunaan dan maknanya spesifik dan sempit.
Sinonim. Merupakan kata yang mempunyai makna yang sama atau mirip. Bisa juga disebut sebagai persamaan atau padanan kata.
Polisemi. Merupakan kata yang mempunyai banyak makna.
Homonim. Merupakan kata yang memiliki pelafalan dan ejaan yang sama, namun maknanya berbeda.
Homograf. Merupakan kata yang memiliki ejaan sama, namun pelafalan dan maknanya berbeda.
Homofon. Merupakan kata yang pelafalannya sama, namun ejaan dan maknanya berbeda.
Sekian ulasan mengenai antonim kata kreatif serta pengertian dan jenis antonim, dan bentuk pertalian makna kata. Selamat belajar! (KRIS)
