Konten dari Pengguna

Apa Arti Kato-Kato Minang Padiah dalam Bahasa Indonesia?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti Kato-kato Padiah Minang. Sumber: Ahmad Syahrir-Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Kato-kato Padiah Minang. Sumber: Ahmad Syahrir-Pixabay.com

Apakah Anda pernah mendengar istilah atay memahami arti kato-kato Minang padiah? Jika Anda beranggapan bahwa itu adalah istilah dalam Bahasa Minang maka anggapan tersebut benar. Namun, apa makna dari kato-kato Minang padiah? Mari simak pembahasan arti kato-kato minang padiah berikut ini!

Arti Kato-kato Minang Padiah

Kato-kato Minang padiah merupakan gabungan dari tiga kata yang dua di antaranya berasal dari Bahasa Minang, yakni kato dan padiah. Dilansir dari buku Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan berjudul “Kamus Minangkabau-Indonesia” yang ditulis oleh Rusmali, dkk. (1985) adapun makna dari kato dan padiah, yaitu:

  • Kato artinya kata.

  • Padiah artinya pedih.

Berdasarkan arti tersebut dapat dipahami bahwa arti kato-kato padiah Minang artinya adalah kata-kata pedih Minang atau kata-kata pedih berbahasa Minang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia itu sendiri, pedih memiliki makna berasa sakit. Jadi, dapat dipahami bahwa makna dari kato-kato pedih Minang adalah kata-kata yang mengungkapkan rasa sakit. Supaya lebih jelas, mari kita simak contoh berikut ini.

Sahabat nan elok indah panah mangatokan salamaik tingga urang tu hanyo mengucap’an sampai basoboklai.

Artinya, sahabat yang baik tidak akan pernah mengucapkan selamat tinggal. Mereka hanya akan mengatakan sampai jumpa lagi.

Bapisah memang menyakik’an, tapi awak batahan demi maliek kau bahagia jo seseorang.

Artinya, berpisah memang menyakitkan tetapi, saya bertahan demi melihat kamu bahagia dengan seseorang.

Ilustrasi Daerah Minang. Sumber: Anggri Yulio-Pexels.com

Gimana, sudah makin paham ya tentang kato-kato padiah Minang? Kata-kata sedih, puitis, dan mengiris memang akan lebih lancar diungkapkan atau ditulis apabila hati sedang merasa sakit, tapi daripada terus sedih lebih baik menghibur diri bukan? Bagi yang sedang bersedih cobalah lakukan tiga cara ini untuk menghibur diri sendiri.

  • Berterima kasih pada diri sendiri dan Pencipta karena telah sampai di titik ini karena untuk bersedih tentu sudah banyak bahagia yang diperoleh dan akan banyak kebahagiaan lain yang datang setelah kesedihan.

  • Memberi hadiah pada diri sendiri untuk mengapresiasi dan menghibur diri yang sudah melewati banyak hal berat.

  • Tidur yang cukup dan berjanji bahwa saat bangun, Anda akan pulih.

Semoga selalu bahagia. (AA)