Konten dari Pengguna

Apa Arti Nisab pada Zakat? Ini Pengertian dan Cara Menghitungnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti nisab pada zakat. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Arti nisab pada zakat. Sumber: unsplash.com

Zakat adalah bagian dari ibadah yang wajib dilaksanakan oleh umat muslim. Selain zakat fitrah, ada jenis zakat lainnya yang harus ditunaikan jika sudah mencapai nisab. Namun, ternyata masih belum banyak umat muslim yang memahami batas nisab pada tiap zakat. Jadi, sebenarnya apa arti nisab pada zakat? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel ini.

Pengertian Nisab pada Zakat

Mengutip dari buku Handbook Zakat karya Tika Widiastuti, Wisudanto, dan Sulistya Rusgianto (2019), pengertian nisab adalah batasan minimal kekayaan yang dimiliki seseorang yang diwajibkan untuk membayar zakat. Jika seseorang mempunyai harta yang sudah mencapai nisab, maka wajib baginya untuk berzakat. Begitu pula sebaliknya.

Adapun satuan harta nisab zakat in bermacam-macam tergantung dari jenis zakatnya. Beberapa jenis zakat yang harus ditunaikan oleh umat muslim antara lain zakat hasil perniagaan, panen laut, hasi panen, hasil pertambangan, hasil ternak, dan lainnya.

Setelah mengetahui apa arti nisab pada zakat, berikut adalah nisab sesuai dengan jenis zakatnya.

  1. Nisab emas sebesar 85 gram atau 20 dinar.

  2. Nisab perak sebesar 200 dirham atau 595 gram.

  3. Nisab ternak unta sebanyak 5 ekor.

  4. Nisab sapi, kuda, dan kerbau sebanyak 30 ekor.

  5. Nisab kambing atau domba sebanyak 40 ekor.

  6. Nisab hasil pertanian setara dengan 652 kg.

  7. Nisab penghasilan sebesar 2,5% dari jumlah harta yang tersimpan.

Arti nisab pada zakat. Sumber: unsplash.com

Cara Menghitung Nisab

Nah, adapun cara menghitung nisab pada zakat adalah sebagai berikut.

1. Sudah Melebihi Kebutuhan Pokok

Nisab dihitung di luar dari kebutuhan pokok sehari-hari. Jadi, jika harta sudah melebihi kebutuhan pokok dan juga memenuhi nisab, maka Anda wajib untuk menzakatkan harta tersebut. Sebab seorang muslim yang sudah mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan hidup layak menjadi tolok ukur minimal nisab zakat.

2. Jangka Waktu Satu Tahun

Harta yang sudah disimpan dan mencapai jangka waktu setahun wajib dihitung sebagai nisab serta ditunaikan sebagai zakat. Adapun persyaratan haul sendiri dapat berbeda tergantung dari jenis harta yang dimiliki. Akan tetapi, umumnya umat muslim menggunakan perhitungan dalam tahun hijriah.

Demikian penjelasan tentang arti nisab dalam zakat yang perlu dipahami oleh umat muslim. (Anne)