Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.89.0
Konten dari Pengguna
Apa Beda Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan? Ini Penjelasan Lengkapnya
24 September 2024 17:30 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Apa beda Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan? Pertanyaan ini banyak dibahas dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam , khususnya dalam materi hari kiamat dan istilah lain yang digunakannya.
ADVERTISEMENT
Untuk mengetahui perbedaan dari dua nama lain dari hari kiamat yang dipelajari dalam agama Islam, penting untuk mengenal definisi dari hari kiamat terlebih dahulu.
Penjelasan Apa Beda Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan
Dikutip dari buku berjudul Buku Pintar Agama Islam untuk Pelajar, Muhammad Syukron Maksum (2011: 87), hari kiamat atau hari akhir merupakan hari berakhirnya seluruh proses kehidupan makhluk hidup yang ada di dunia ini.
Saat hari kiamat terjadi, seluruh kehidupan yang ada di alam semesta akan hancur dan musnah. Kondisi kiamat dijelaskan dalam berbagai ayat Alquran , salah satunya adalah ayat yang berbunyi sebagai berikut.
ADVERTISEMENT
Dalam Islam, hari kiamat diyakini terjadi dalam beberapa periode. Contoh beberapa periode yang akan terjadi di hari kiamat menurut agama Islam adalah Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan. Apa beda Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan?
Yaumul Hisab yang berarti hari perhitungan merupakan periode hari kiamat saat seluruh amal perbuatan manusia selama hidup dihitung dan diperlihatkan. Yaumul Hisab dibahas dalam berbagai dalil, salah satunya ayat Al-Quran yang berbunyi:
Sedangkan Yaumul Mizan atau Hari Penimbangan merupakan periode hari kiamat saat seluruh manusia menerima hasil timbangan seluruh amal perbuatannya selama hidup di dunia. Yaumul Mizan dibahas dalam berbagai ayat Al-Quran, salah satunya dalam surat yang berbunyi:
ADVERTISEMENT
Pembahasan mengenai apa beda Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan beserta dalil yang membahasnya dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan agama bagi umat muslim. (DAP)