Konten dari Pengguna

Apa Efek Terlalu Sering Memupuk Tanaman? Ini Akibatnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Efek Terlalu Sering Memupuk Tanaman  Sumber Unsplash/CDC
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Efek Terlalu Sering Memupuk Tanaman Sumber Unsplash/CDC

Apa efek terlalu sering memupuk tanaman? Beberapa akibatnya antara lain dapat mengundang hama, keracunan pada tanaman, serta pencemaran lingkungan.

Daftar isi

Apa Efek Terlalu Sering Memupuk Tanaman? Waspadai Dampaknya

Ilustrasi Apa Efek Terlalu Sering Memupuk Tanaman

Pemupukan berlebihan dapat mengakibatkan efek negatif tidak saja pada tanaman, namun juga lingkungan. Dampak yang perlu diwaspadai akibat terlalu sering memupuk tanaman adalah sebagai berikut:

  • Tanah Tidak Subur: Penggunaan pupuk yang berlebihan dapat merusak struktur dan kesuburan tanah. Kerusakan ini membuat tanaman kesulitan menyerap nutrisi secara optimal, dan lahan menjadi tidak produktif.

  • Pencemaran Lingkungan: Unsur pupuk yang tidak diserap tanaman akan meresap ke dalam air tanah. Air tanah yang tercemar zat kimia dari pupuk berisiko tinggi bagi pencemaran lingkungan.

  • Keracunan Tanaman: Pemberian pupuk yang terlalu sering mengakibatkan ketidakseimbangan nutrisi pada tanaman. Tanaman akan mengalami penurunan kualitas, dan gagal berkembang dengan baik.

  • Mengundang Hama: Hama dan serangga lebih menyukai daun, tunas, dan batang yang muda dan lembut dibanding bagian tanaman yang lebih matang. Pemberian pupuk yang berlebihan akan memicu tumbuhnya daun, tunas, dan batang baru.

Cara Mengatasi Tanaman yang Terlalu Sering Diberi Pupuk

Berdasarkan buku Problem Tanaman Hias Populer & Solusinya, Redaksi ArgoMedia (2008:27), berikut ini adalah cara mengatasi tanaman yang terlalu sering diberi pupuk:

  • Salah satu cara mengatasi tanaman yang kelebihan pupuk adalah repotting dengan hati-hati. Repotting adalah mengganti pot dan media tanam yang digunakan.

  • Segera berikan air yang banyak pada tanaman. Penyiraman yang berlebihan dapat membuat pupuk meresap dari permukaan ke lapisan tanah yang lebih dalam, di mana akar tidak dapat menembus.

  • Gunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk hijauan untuk mengimbangi kelebihan pupuk kimia. Pupuk organik menyediakan nutrisi yang lebih seimbang dan aman bagi tanaman.

  • Lakukan pengamatan dan pemantauan terhadap kondisi tanaman secara rutin. Berikan dosis pupuk yang sesuai dengan melihat pertumbuhan tanaman dan kondisi media tanam.

Baca juga: 5 Cara Pupuk Tanaman Cabe yang Benar

Kesimpulan

Apa efek terlalu sering memupuk tanaman? Akibatnya antara lain tanah menjadi tidak subur, pencemaran lingkungan, keracunan pada tanaman, dan dapat mengundang hama .(DK)