Konten dari Pengguna

Apa itu Baptis Selam dan Baptis Percik? Ini Arti dan Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

unsplash.com - Apa itu baptis selam dan baptis percik?
zoom-in-whitePerbesar
unsplash.com - Apa itu baptis selam dan baptis percik?

Apa itu baptis? Sakramen baptis adalah salah satu sakramen yang ada dalam agama Kristen. Baptis berasal dari bahasa Yunani “baptisma”, yang berarti “proses mencelupkan diri ke air, mulai dari masuk ke air, menenggelamkan seluruh badan, kemudian keluar dari air”. Dilansir dari buku Baptisan adalah Perintah, Prof. Franky Mewengkang, 2021, baptis dikenal sebagai sakramen inisiasi dalam agama Kristen yang melambangkan pembersihan dosa.

Lantas, apa itu baptis selam dan baptis percik? Kenapa harus ada dua cara dalam proses pembaptisan dan apakah perbedaannya? Dalam prosesnya, baik baptis selam maupun baptis percik sama-sama menggunakan media air. Dengan masuk ke dalam air, orang yang dibaptis tersebut dilambangkan sudah mati. Dan saat ia keluar lagi dari air, hal tersebut digambarkan sebagai kebangkitannya kembali.

Apa itu Arti Baptis Selam dan Baptis Percik?

Agar lebih mudah dimengerti, ada baiknya kita simak bersama ulasan mengenai arti baptis selam dan baptis percik berikut ini.

Baptis Selam

Proses menenggelamkan badan di dalam baptis ini biasa disebut juga dengan “menyelam” dalam bahasa Indonesia, karena itulah prosesnya disebut “baptis selam”.

Cara pembaptisan dengan penyelaman ini adalah cara pembaptisan yang sering dipraktekkan di Alkitab, terutama di Perjanjian Baru (Kis 2:38, Kis 8:15-17). Yesus pun dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dengan cara ini (Matius 3:13-17).

Baptis Percik

Baptis percik hadir karena berasal dari tradisi. Air yang sudah diberkati lalu dipercikkan atau dikucurkan ke dahi atau tubuh seseorang. Baptis percik awalnya digunakan sebagai cara alternatif karena sulitnya mencari sumber air pada jaman dahulu, ditambah seringnya sungai dan danau membeku pada musim dingin di Eropa, atau alasan keselamatan (misalnya pada bayi dan orang-orang lanjut usia). Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, semakin lama baptis percik semakin populer, dan banyak gereja-gereja liturgis yang mempraktikkan baptis percik.

sumber foto: https://unsplash.com/

Perbedaan Baptis Selam dan Baptis Percik

Baptis Selam:

  • Awalnya, baptis selam biasa dilakukan di sungai atau danau. Tapi saat ini bisa juga dilakukan di kolam renang.

  • Di negara-negara beriklim dingin, melakukan baptis selam lebih sering dilakukan di kolam renang, karena lebih nyaman (terutama kolam renang dengan air hangat) dan tidak ada arus air.

  • Bagi sebagian orang, baptis selam merepotkan, pada p karena harus pergi ke tempat tertentu (sungai, danau, atau kolam renang), membawa baju ekstra, dan sulit dilakukan pada bayi atau orang-orang lanjut usia.

Baptis Percik:

  • Baptis percik dapat dilakukan di mana saja.

  • Lebih sering dilakukan di gereja, tapi pada baptis darurat (saat bayi yang baru dilahirkan akan meninggal, atau orang tua yang sakit parah dan akan meninggal) bisa dilakukan di mana saja, misalnya di rumah sakit atau di rumah tempat tinggalnya.

  • Baptis percik jauh lebih praktis, karena lebih sering dilakukan di gereja, dan tingkat kerepotannya jauh lebih rendah daripada baptis selam.

Setelah mengetahui perbedaan apa itu baptis selam dan baptis percik, sebaiknya kita pahami bahwa apa pun jenis baptis yang telah kita terima, kita tetap harus memahami makna utama pembaptisan yaitu sebagai tanda menerima Kristus dan memperoleh keselamatan (Roma 6:3-5), juga keberanian dan kemauan meninggalkan diri kita yang lama menjadi pribadi yang baru. (DNR)