Apa Itu Gulma? Ini Definisi dan Dampaknya bagi Tanaman

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembahasan seputar tanaman dapat mencakup banyak istilah yang tidak familier dalam percakapan sehari-hari. Salah satu istilah tersebut adalah gulma. Apa itu gulma?
Gulma merupakan jenis tumbuhan yang menjadi “tugas” bagi pemilik tanaman rumahan serta petani. Setiap orang yang memelihara tanaman perlu memberantas keberadaan gulma agar tanaman inti dapat tumbuh dengan baik.
Apa Itu Gulma? Jenis Tanaman yang Perlu Disingkirkan
Apa itu gulma? Dikutip dari buku Dasar Budi Daya Tanaman, Suryanto, dkk. (2023: 109), gulma adalah tumbuhan pengganggu yang tumbuh di tempat dan waktu yang tidak dikehendaki. Gulma dapat memiliki banyak wujud (bentuk fisik atau morfologi).
Gulma ada yang memiliki daun sempit, daun lebar, dan jenis teki-tekian. Dikutip dari buku Gulma Tanaman Hortikultura Kota Tarakan, Murtilaksono, dkk. (2021: 33 – 34), berikut ini adalah tiga golongan gulma menurut Moenandir.
1. Gulma Rumput
Ciri-ciri gulma rumput (grasses), antara lain:
Batang bulat atau agak pipih dan rata-rata berongga;
Daun umumnya mempunyai garis dengan tepi yang rata;
Memiliki dua bagian yang mencakup pelepah daun dan helai daun; serta
Memiliki tulang daun sejajar.
2. Gulma Teki-tekian
Ciri-ciri gulma teki-tekian (seedges), antara lain:
Batang umumnya berbentuk segitiga, tapi ada juga yang bulat;
Daun tersusun dalam tiga deretan dan tidak memiliki lidah-lidah daun (ligula); serta
Sangat tahan terhadap pengendalian mekanis karena memiliki umbi batang di dalam tanah yang mampu bertahan berbulan-bulan.
3. Gulma Daun Lebar
Ciri-ciri gulma daun lebar (broad leaves), antara lain:
Biasa tumbuh pada akhir masa budidaya;
Daun lebar dengan tulang berbentuk jala; serta
Kompetisi terhadap tanaman berupa kompetisi cahaya.
Secara umum, gulma merupakan jenis tumbuhan liar sehingga pemilik tanaman perlu menyingkirkannya. Penyingkiran gulma menjadi kegiatan penting karena dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman inti yang sengaja ditanam.
Dampak Keberadaan Gulma bagi Tanaman Inti
Gulma sebagai tanaman yang tumbuh secara liar dapat memberikan dampak negatif bagi tanaman inti, baik tanaman buah, tanaman bunga, maupun tanaman sayur. Beberapa dampak keberadaan gulma bagi tanaman inti, yaitu:
Gula juga dapat merusak infrastruktur di area tanam, seperti merusak saluran irigasi karena akar yang kuat;
Menjadi kompetitor tanaman inti dalam memperoleh cahaya;
Menjadi kompetitor tanaman inti dalam menyerap air;
Menyebabkan penurunan kualitas produk, seperti buah, sayur, atau bunga; dan/atau
Menyebabkan pertumbuhan tanaman inti tidak optimal.
Walaupun memberi dampak negatif bagi tanaman inti, gulma tidak sepenuhnya buruk. Pembersihan gulma dengan cara mengarit dapat membuatnya menjadi pakan ternak. Selama gulma tidak tercemar zat berbahaya, gulma memang dapat menjadi pakan ternak.
Baca juga: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman, Wajib Tahu!
Apa itu gulma? Gulma merupakan jenis tumbuhan liar yang mengganggu tanaman inti sehingga pemilik tanaman inti perlu menyingkirkannya. Walaupun merugikan tanaman inti, gulma dapat dimanfaatkan sebagai tambahan pakan ternak. (AA)
