Konten dari Pengguna

Apa itu Halal bi Halal? Ini Pengertian dan Hikmahnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Halal bi Halal, Foto: Pexels/Iva Prime
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Halal bi Halal, Foto: Pexels/Iva Prime

Tak terasa kita telah melewati bulan Ramadhan yang suci dan penuh rahmat dengan berpuasa selama sebulan penuh. Kini, hari raya Idul Fitri yang telah kita nantikan telah datang. Di hari raya Idul Fitri ini, umat Muslim di seluruh dunia merayakan lebaran dengan berbagai kegiatan. Salah satu dari kegiatan tersebut adalah halal bi halal. Halal bi halal seakan menjadi tradisi terutama bagi warga Indonesia di hari raya yang terjadi setahun sekali ini. Pada halal bi halal kita bisa bertemu dengan sanak keluarga dan teman. Namun sebenarnya apa itu halal bi halal? Berikut pengertian beserta hikmahnya.

Pengertian dan Hikmah Halal bi Halal

Menurut buku Lentera Hati oleh M. Quraish Shihab (2007:407), halal bihalal, dua kata berangkai yang sering diucapkan dalam suadana Idul Fitri, adalah satu dari istilah-istilah “keagamaan” yang hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia. Itu artinya, acara halal bihalal merupakan sebuah tradisi yang hanya terjadi di Indonesia. Mungkin acara serupa juga terjadi di negara lain, namun esensi atau kegiatan yang dilakukan sedikit berbeda, paling tidak namanya pun akan berbeda.

Pengertian halal bi halal sendiri adalah kegiatan saling bertemunya sekumpulan orang di suatu tempat dalam rangka bersilaturahmi di saat momen lebaran atau Idul Fitri sekarang. Dalam halal bi halal, biasanya orang akan saling bermaaf-maafan dan menyantap makanan yang telah disediakan tuan rumah bersama.

Ilustrasi Pengertian Halal bi Halal, Foto: Pexels/Pok Rie

Halal bi halal pertama kali dicetuskan oleh tokoh Nadhlatul Ulama yakni KH Wahab Chasbullah. Acara ini diselenggarakan saat situasi negara sedang panas sekitar tahun 1948. Beliau memberi saran kepada Bung Karno untuk mengadakan cara silaturahmi antara politisi di saat Idul Fitri. Namun sekarang ini, halal bi halal dapat dilakukan siapa saja di Indonesia

Hikmah dari halal bi halal adalah sebagai berikut:

1. Mempererat tali persaudaraan

2. Menyambung tali silaturahmi

3. Sebagai tempat saling bermaafan

4. Mendapat ridha Allah SWT atas kebaikan yang kita perbuat

5. Menambah pahala

6. Memperpanjang umur

7. Mendapatkan berkah

8. Saling mendoakan sesama

Demikian arti halal bi halal serta hikmahnya. Ayo kita halal bi halal dengan orang-orang yang kita sayang di momen yang fitri ini. (LOV)