Konten dari Pengguna

Apa Itu Kitab Kuning dan Mengapa Digunakan oleh Santri Pondok Pesantren?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mempelajari kitab kuning. Foto: dok. https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mempelajari kitab kuning. Foto: dok. https://unsplash.com/

Dalam pondok pesantren khususnya di Indonesia, kita pasti lumrah menjumpai kitab kuning sebagai salah satu bahan ajar bagi santri untuk memperdalam ilmu agama. Apa itu kitab kuning dan mengapa digunakan oleh santri pondok pesantren? Mari kita simak jawabannya dalam ulasan berikut ini.

Apa Itu Kitab Kuning dan Mengapa Digunakan oleh Santri Pondok Pesantren?

Di Indonesia, pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang tentunya memiliki kurikulum khusus bagi siswa atau santri yang menimba ilmu di dalamnya. Kurikulum yang digunakan tentu dirancang khusus demi mencapai tujuan pendidikan pondok pesantren yaitu memperdalam ilmu agama Islam. Umumnya, pondok pesantren di Indonesia menggunakan kitab kuning sebagai bahan ajar. Apa itu kitab kuning?

Penjelasan apa itu kitab kuning disebutkan dalam buku berjudul Santriducation 4.0 karya M. Nawa Syarif Fajar Sakti (2020:100) menjelaskan apa itu kitab kuning secara ringkas, yaitu kitab kuning digunakan sebagai buku teks, referensi, dan kurikulum dalam sistem pendidikan pondok pesantren. Dalam kitab kuning juga tercantum pedoman tata cara beragama yang bermanfaat sebagai bahan ajar santri pondok pesantren.

Ilustrasi mempelajari kitab kuning. Foto: dok. https://unsplash.com/

Penggunaan kitab kuning dalam kurikulum pondok juga disebutkan dalam buku berjudul Kitab Kuning Dan Dinamika Studi Keislaman karya Dr. Mohammad Thoha, M.Pd.I. (2018:5) yang menjelaskan kitab kuning biasanya digunakan sebagai referensi buku-buku klasik berbahasa Arab yang memuat kajian-kajian ilmu agama Islam dan umumnya dikaji di pesantren, madrasah atau majelis ta’lim. Kitab kuning juga dapat dimaknai sebagai bahan kajian utama dalam mendalami kajian keislaman.

Berdasarkan pemaparan tersebut, kita mengetahui bahwa kitab kuning memeran peranan penting dalam program pendidikan dan kurikulum ajar dalam pondok pesantren di Indonesia. Kitab kuning tersebut diajarkan dengan berbagai macam metode, seperti yang disebutkan dalam buku berjudul Pendidikan Pesantren dan Perkembangan Sosial-Kemasyarakatan (Studi Atas Pemikiran K.H. Abdullah Syafi’ie) yang ditulis oleh Hasbi Indra (2018:9).

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa untuk mempelajari kitab kuning di pondok pesantren, para santri perlu melalui beberapa tingkatan-tingkatan belajar. Mulai dari tingkat awal kemudian sampai ke tingkat lanjutan. Semua itu sesuai dengan keberadaan lamanya mereka belajar di dalam pondok pesantren.

Pemaparan singkat mengenai apa itu kitab kuning dan mengapa digunakan oleh santri pondok pesantren dapat Anda jadikan pengetahuan yang bermanfaat untuk menambah wawasan khususnya mengenai ajaran Islam di Indonesia. (DAP)