Konten dari Pengguna

Apa itu Kolektif? Ini Pengertian dan Jenis-Jenisnya dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Apa itu Kolektif, sumber gambar unsplash/Wes Lewis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa itu Kolektif, sumber gambar unsplash/Wes Lewis

Apa itu kolektif? Istilah dalam Bahasa Indonesia ini sering terdengar akhir-akhir ini, terutama berkaitan dengan perilaku atau tindakan yang dilakukan secara spontan dan tidak terukur.

Tindakan kolektif dilakukan tidak sendiri, melainkan secara gabungan. Hal ini dapat merujuk pada perilaku sekumpulan orang yang muncul secara spontan sebagai respons terhadap sesuatu.

Apa itu Kolektif? Ini Pengertiannya

Ilustrasi Apa itu Kolektif, sumber gambar unsplash/Matthew Osborn

Apa itu kolektif? Istilah ini digunakan untuk mewakili sikap atau perilaku sekumpulan orang tentang suatu fenomena yang sedang terjadi.

Kolektif berasal dari bahasa Latin collectivus yang artinya "dikumpulkan menjadi satu." Mengutip website kbbi.kemdikbud.go.id, kolektif artinya kebersamaan; secara gabungan. Istilah tersebut bisa dimaknai sebagai sekelompok individu yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

Secara umum, kolektif adalah sesuatu yang dilakukan, dimiliki, atau dipikirkan secara bersama-sama oleh sekelompok orang. Kolektif dalam kehidupan sehari-hari sering diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari seni, organisasi, ekonomi, hingga politik.

Jenis-Jenis Kolektif

Ilustrasi Apa itu Kolektif, sumber gambar unsplash/Windows

Kolektif sering digunakan dalam berbagai aspek kehidupan. Adapun jenis-jenisnya yakni sebagai berikut:

1. Kolektif Sosial

Kolektif sosial terbentuk dari interaksi sosial antarindividu. Contohnya, seperti komunitas, kelompok relawan, atau organisasi masyarakat yang berkumpul karena mempunyai nilai atau tujuan yang sama.

2. Kolektif Politik

Kolektif politik terjadi saat sekelompok orang bersatu untuk memperjuangkan ideologi atau kepentingan tertentu. Contoh kolektif politik yaitu serikat pekerja, partai, dan gerakan sosial tertentu.

3. Kolektif Ekonomi

Kolektif dalam bidang ekonomi diartikan sebagai kepemilikan bersama terhadap usaha atau sumber daya tertentu. Misalnya, seperti koperasi yang seluruh anggotanya mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama dalam mengelola usaha.

4. Kolektif Seni dan Budaya

Kolektif dalam dunia seni memgacu pada sekelompok kreator atau seniman yang bekerja sama untuk menciptakan karya. Aktivitas ini dilakukan dengan bertukar ide, memberikan sumber daya, dan berbagi ruang kreatif untuk menghasilkan suatu karya.

Baca juga: Apa Itu Cult dalam Bahasa Indonesia? Ini Penjelasannya

Itulah penjelasan terkait, apa itu kolektif yang aering dijumpai dalam bidang sosial, ekonomi, politik, sosial, dan budaya. Jadi, bisa disimpulkan bahwa kolektif bukan sekadar sekelompok orang yang berkumpul, tetapi suatu kesadaran bersama untuk bertindak dalam melakukan tujuan yang sama.(DLA)