Konten dari Pengguna

Apa Itu Lindu atau Gempa Bumi? Ini Pengertian dan Penyebabnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu Lindu, Foto: Unsplash/Petrovich9.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu Lindu, Foto: Unsplash/Petrovich9.

Bekasi baru saja dilanda lindu dengan kekuatan 4,9 SR pada Rabu, 20 Agustus 2025. Pada saat terjadi lindu, banyak masyarakat yang membuat caption dan postingan di media sosial. Lantas apa itu lindu?

Istilah "lindu" kerap digunakan dalam pemberitaan, tetapi masih asing bagi sebagian masyarakat. Kata ini sering menimbulkan rasa penasaran karena jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Pengertian Apa Itu Lindu dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi Apa Itu Lindu, Foto: Unsplash/asbe.

Akhir-akhir ini Indonesia sering diguncang lindu. Kata lindu kemudian menjadi trending topic di media sosial. Apa itu lindu? Dikutip dari buku Bangunan Anti Gempa karya PDAT (2021: 36), lindu merupakan istilah dalam bahasa Jawa dari gempa.

Menurut Kamus Bahasa Jawa-Indonesia (KBJI) Kemendikdasmen, istilah “lindu” merujuk pada gempa bumi. Dengan demikian, ketika masyarakat Jawa menyebut kata “lindu”, yang dimaksud adalah getaran atau guncangan tanah akibat pergeseran lapisan bumi.

Dalam tradisi Jawa, istilah ini kerap digunakan, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam karya sastra klasik, untuk menggambarkan peristiwa gempa. Misalnya, kemarin ada lindu, apakah kamu merasakannya?

Selain itu, istilah lindu juga kerap ditemukan dalam tembang maupun serat Jawa yang melukiskan bencana alam sebagai bentuk peringatan atau ujian hidup.

Dengan demikian, lindu memiliki makna yang sama dengan gempa bumi, namun disampaikan dalam nuansa bahasa Jawa yang lebih tradisional serta sering dipakai dalam percakapan lokal maupun karya sastra.

Penyebab Terjadi Lindu atau Gempa Bumi

Ilustrasi Apa Itu Lindu, Foto: Unsplash/hirun.

Gempa bumi dapat diartikan bergesernya lempeng atau lapisan litosfer yang disebabkan oleh hal-hal tertentu. Berikut ini adalah penyebab terjadi gempa bumi.

1. Aktivitas Tektonik

Salah satu penyebab utama gempa bumi adalah pergerakan tektonik. Hal ini terjadi akibat pergeseran mendadak antar lempeng tektonik dengan kekuatan yang bervariasi, mulai dari ringan hingga sangat besar.

Gempa bumi jenis ini dikenal sebagai gempa tektonik, yang kerap menimbulkan kerusakan parah. Getarannya dapat menjalar luas hingga ke berbagai wilayah di bumi.

2. Aktivitas Meteor

Penyebab lain gempa bumi adalah jatuhnya meteor atau asteroid ke permukaan bumi, yang kemudian menimbulkan guncangan. Jenis gempa ini disebut gempa tumbukan. Namun, peristiwa seperti ini sangat jarang terjadi.

3. Aktivitas Pertambangan

Gempa runtuhan termasuk gempa lokal yang timbul akibat aktivitas manusia, terutama pada daerah pertambangan atau wilayah yang banyak mengandung kapur. Walaupun jarang, gempa ini bisa menimbulkan dampak di sekitar lokasi.

4. Aktivitas Antropogenik

Manusia juga bisa memicu terjadinya gempa bumi buatan. Gempa jenis ini disebabkan oleh aktivitas seperti peledakan dinamit, uji coba nuklir, hingga pengeboran skala besar.

5. Aktivitas Vulkanik

Gempa vulkanik berkaitan erat dengan pergerakan magma di dalam gunung berapi. Biasanya guncangan ini muncul sebelum gunung berapi mengalami letusan. Getarannya umumnya hanya terasa di sekitar kawasan gunung tersebut.

Baca Juga: Informasi Harga Pertamina Dex Terbaru dan Bahan Bakar Lainnya

Jadi, apa itu lindu? Lindu biasa disebut dengan gempa bumi, yang artinya suatu gempa dengan kekuatan kecil akibat tabrakan atau pergeseran lempeng bumi. (Umi)