Konten dari Pengguna

Apa Itu Malam 1 Suro? Ini Penjelasan dan Tradisinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu Malam 1 Suro. Sumber: Unsplash/Andrew Hughes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu Malam 1 Suro. Sumber: Unsplash/Andrew Hughes

Apa itu Malam 1 Suro? Masyarakat Jawa pasti sudah tidak asing dengan istilah tersebut.

Malam Satu Suro setiap tahun diperingati oleh sebagian masyarakat Jawa. Hal itu karena Malam Satu Suro dianggap sebagai waktu yang sakral.

Penjelasan Apa Itu Malam 1 Suro

Ilustrasi Apa Itu Malam 1 Suro. Sumber: Unsplash/Sanni Sahil

Dikutip dari buku Muhasabah, Wiwit (2020:11), Malam Satu Suro dalam pandangan sebagian masyarakat Jawa dianggap punya makna mistis band hari-hari biasa. Lantas, apa itu Malam Satu Suro?

Malam Satu Suro merupakan malam yang menandai awal bulan pertama dalam penanggalan Jawa. Selain awal bulan dalam kalender Jawa, Malam Satu Suro juga bertepatan dengan tanggal 1 Muharam dalam kalender Hijriyah.

Tahun baru Jawa ini umumnya dirayakan pada malam hari setelah Matahari terbenam. Menurut masyarakat Jawa, Malam Satu Suro dianggap keramat dibanding hari-hari lainnya. Terutama jika jatuh pada hari Jumat Legi. Tahun ini, Malam Satu Suro akan jatuh pada hari Kamis, 26 Juni 2025.

Tradisi Malam 1 Suro

Ilustrasi Apa Itu Malam 1 Suro. Sumber: Unsplash/Jim Strasma

Surakarta dan Yogyakarta adalah kota di Pulau Jawa yang rutin melaksanakan berbagai tradisi di Malam 1 Suro. Selain itu, masih ada kota lainnya yang memperingati Malam 1 Suro. Berikut beberapa tradisi yang dirayakan pada Tahun Baru Jaw tersebut.

1. Kirab Keraton Kasunanan Surakarta

Salah satu tradisi di Malam 1 Suro adalah Kirab Keraton Kasunanan Surakarta. Kirab tersebut adalah tradisi yang dimulai oleh Raja Pakubuwono X. Tradisi setiap tahun tersebut memiliki tujuan untuk introspeksi diri dan juga meminta keselamatan.

2. Larap Slambu

Tradisi selanjutnya adalah Larap Slambu. Tradisi ini dilakukan dengan mencuci kelambu makam milik Pangeran Samudro di Gunung Kemukus. Ritual yang satu ini dilakukan karena memiliki filosofi penyucian hati dan pikiran.

3. Bubur Suro

Bubur Suro adalah tradisi yang lakukan di beberapa wilayah seperti Surakarta, Semarang, dan Pekalongan. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk bersyukur atas berkah dan rezeki.

4. Tirakat

Tirakat adalah tradisi untuk memperingati Tahun Baru Jawa dan 1 Muharam. Tradisi ini dilakukan dengan tirakat bersama-sama dan dilanjutkan dengan tumpeng atau sedekah Bumi.

Baca juga: Jadwal Malam 1 Suro 2025 dan Ritual yang Dilakukan

Apa itu Malam 1 Suro? Malam 1 Suro adalah pertanda awal tahun baru dalam kalender Jawa yang bertepatan dengan 1 Muharam. (FAR)