Apa Itu Paguyuban Crowd Surf, Pengertian dan Tujuannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belakangan ini ada berbagai macam paguyuban yang terbentuk. Salah satunya adalah paguyuban crowd surf. Lantas, apa itu paguyuban crowd surf?
Berdasarkan buku 1700 Plus Bank Soal Bahasa Indonesia SMA/MA-SMK oleh Yadi Mulyadi (2019:157), paguyuban merupakan kelompok masyarakat yang mempunyai ikatan sosial sangat kuat. Tandanya antara lain, sesama anggota menampakkan pertemanan yang rukun, berhubungan simpatik, dan tak ada permusuhan.
Apa Itu Paguyuban Crowd Surf? Ini Pengertian Lengkap dengan Tujuannya
Apa itu paguyuban crowd surf? Paguyuban crowd surf merupakan istilah yang digunakan dalam konteks konser musik di Indonesia, mengacu pada komunitas atau acara yang berhubungan dengan aktivitas "crowd surfing" atau "berselancar di kerumunan".
Crowd surfing adalah tindakan di mana seseorang diangkat dan dipindahkan dari atas kepala satu penonton ke penonton lain di atas kerumunan, biasanya terjadi selama pertunjukan musik.
Budaya crowd surfing mulai terkenal pada akhir dekade 70-an dan semakin populer pada tahun 90-an, seiring dengan meningkatnya jumlah festival musik besar. Lalu, bagaimana crowd surfing bisa dilakukan?
Seseorang di antara penonton memulai dengan meminta bantuan dari orang-orang di sekitar untuk mengangkatnya.
Sekelompok tangan dari penonton lain menopang tubuh individu yang berselancar, membawanya melayang di atas kerumunan.
Crowd surfer selanjutnya dipindahkan dari satu kelompok penonton ke kelompok lainnya.
Proses ini biasanya berakhir ketika crowd surfer dibawa ke bagian belakang kerumunan, atau jika berniat menuju panggung dan melompat dari batas (stage diving).
1. Tujuan Crowd Surfing
Adapun beberapa tujuan dari crowd surfing adalah sebagai berikut.
Sebagai bentuk interaksi yang dinamis antara penonton dan artis, serta antar penonton itu sendiri.
Bagi beberapa individu, ini merupakan cara untuk menikmati musik dengan cara yang lebih aktif dan penuh ekspresi.
Hal ini juga bisa menjadi pengalaman yang lebih mendebarkan dan menantang.
Perlu diketahui crowd surfing biasanya akan menimbulkan potensi risiko, termasuk cedera jika dilakukan secara sembarangan. Penyelenggara acara atau band terkadang melarang praktik crowd surfing demi alasan keselamatan semuanya.
Baca juga: Jadwal Event di Semarang September 2025, dari Konser hingga Festival Budaya
Jika ada yang bertanya tentang apa itu paguyuban crowd surf, tidak perlu bingung menjawabnya. Crowd surf ialah komunitas yang menyelenggarakan acara dan berhubungan dengan crowd surfing. (Adm)
