Konten dari Pengguna

Apa Itu TKDN? Ini Jenis-Jenis Perhitungan dan Manfaatnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu TKDN. Sumber: Pexels/Equalstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu TKDN. Sumber: Pexels/Equalstock

Apa itu TKDN? TKDN merupakan unsur penting yang ada pada pasokan industri serta barang di dalam negeri.

TKDN sangat penting untuk meningkatkan ketahanan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian memiliki tanggung jawab pada aspek yang satu ini.

Mengenal Apa Itu TKDN dan Jenis-Jenis Perhitungannya

Ilustrasi Apa Itu TKDN. Sumber: Pexels/Equalstock

Masyarakat Indonesia pasti pernah mendengar istilah TKDN. TKDN adalah singkatan dari Tingkat Komponen Dalam Negeri.

Dikutip dari buku Panduan Cepat Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Menuju Profesional Pengadaan (Edisi Umum), Rakhman (2023:12), TKDN adalah persentase dari nilai komponen yang berasal dari dalam negeri yang digunakan dalam suatu produk.

Terdapat beberapa jenis komponen perhitungan produk barang dan jasa TKDN. Perhitungan-perhitungan tersebut ditujukan bagi perusahaan yang dipersyaratkan untuk mmiliki TKDN. Berikut jenis-jenis perhitungannya.

1. Perhitungan Komponen dalam Negeri pada Barang

Jenis pertama adalah perhitungan komponen dalam negeri pada barang. Perhitungan tersebut akan menghitung persentase komponen dalam negeri dari material-material yang digunakan, kepemilikan dan negara asal alat, hingga kewarganegaraan tenaga kerja yang digunakan.

2. Perhitungan Komponen dalam Negeri pada Jasa

Kedua adalah perhitungan komponen dalam negeri pada jasa. Hal yang diperhitungkan adalah keseluruhan biaya untuk menghasilkan jasa, dihitung sampai di lokasi pengerjaan. Perhitungan tersebut termasuk fasilitas kerja, kewarganegaraan tenaga kerja, alat, dan jasa umum.

3. Perhitungan Komponen dalam Negeri pada Barang dan Jasa

Terakhir adalah perhitungan komponen dalam negeri pada barang dan jasa. Perhitungan komponen lokas atas material dan peralatan kerja, kemudian digabung dengan tenaga kerja, jasa umum, fasilitas kerja, dan konstruksi. Jika komponen banyak yang berasal dari dalam negeri, maka nilai TKDN atas produk juga akan semakin tinggi.

Manfaat TKDN

Ilustrasi Apa Itu TKDN. Sumber: Pexels/Equalstock

TKDN memiliki banyak manfaat, baik untuk pemerintah maupun masyarakat umum. Berikut manfaatnya.

1. Meningkatkan Ketahanan Ekonomi

Manfaat pertama adalah dapat meningkatkan ketahanan ekonomi dalam negeri. Jika TKDN optimal, maka aspek ekonomi dan sosial juga akan meningkat.

2. Terciptanya Lapangan Kerja

Penerapan TKDN diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang baru. Lapangan kerja dapat tercipta karena TKDN fokus pada pemanfaatan barang dan jasa dalam negeri.

3. Menghemat Devisa Negara

TKDN juga dapat menghemat devisa negara. Hal ini karena mengurangi ketergantungan pada produk-produk impor.

Baca juga: 13 Manfaat Menggunakan Produk Dalam Negeri

Apa itu TKDN? TKDN adalah Tingkat Komponen Dalam Negeri yang dapat bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia. (FAR)