Apa Itu Tulang Wangi dalam Primbon Jawa? Pengertian dan Ciri Khususnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu tulang wangi merupakan salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika membahas perhitungan weton dalam budaya Jawa. Istilah ini terdengar unik, tapi tulang wangi dianggap memiliki makna yang mendalam dan penuh filosofi.
Dalam tradisi Jawa, tulang wangi mencerminkan karakter seseorang yang dihormati. Meskipun terdengar mistis, konsep ini masih dipercaya oleh banyak kalangan hingga sekarang.
Mengenal Apa Itu Tulang Wangi dalam Budaya Jawa
Apa itu tulang wangi adalah istilah dalam budaya Jawa yang menjelaskan seseorang yang lahir dengan weton yang dipercaya membawa keberkahan dan wibawa tinggi. Selain itu, mereka dianggap memiliki aura baik, disukai banyak orang, dan memiliki peruntungan bagus dalam hidup.
Dalam primbon Jawa, weton adalah gabungan antara hari dalam kalender Masehi (Senin hingga Minggu) dan lima pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Kombinasi tertentu dari hari dan pasaran ini dianggap sebagai tulang wangi.
Secara harfiah, tulang wangi berarti "tulang yang harum". Ini merupakan simbol bahwa orang tersebut memiliki sifat terhormat, mudah diterima di mana saja, dan sering membawa rezeki atau keberuntungan bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Bukan itu saja, weton tulang wangi juga dipercaya membawa keistimewaan spiritual bagi individu yang lahir pada kombinasi tersebut.
Berikut adalah 11 kombinasi weton yang termasuk dalam kategori tulang wangi menurut primbon Jawa:
Senin Kliwon
Senin Wage
Senin Pahing
Selasa Legi
Rabu Pahing
Rabu Kliwon
Kamis Wage
Sabtu Wage
Sabtu Legi
Minggu Pon
Minggu Kliwon
Ciri-Ciri Weton Tulang Wangi
Individu dengan weton tulang wangi dipercaya memiliki beberapa ciri khas, di antaranya:
1. Sensitivitas Spiritual Tinggi
Mereka cenderung peka terhadap hal-hal gaib dan memiliki intuisi yang kuat.
2. Daya Tarik Personal
Memiliki aura yang memikat, baik secara fisik maupun kepribadian, yang menarik perhatian orang lain dan makhluk halus.
3. Jiwa Kepemimpinan
Cenderung memiliki sifat kepemimpinan yang kuat, bijaksana, dan bertanggung jawab.
4. Kreativitas dan Bakat
Dianugerahi dengan kreativitas tinggi dan bakat dalam berbagai bidang, termasuk seni dan pengetahuan.
5. Keberuntungan dalam Kehidupan
Sering mengalami keberuntungan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti rezeki dan hubungan sosial.
Berdasarkan buku KARAKTER, WETON, DAN NON PERFORMING FINANCING, Tri Hendrik Ikwandoyo, SM., ME, (2024), primbon adalah kitab warisan leluhur Jawa yang berorientasi pada relasi antara kehidupan manusia dan alam semesta. Primbon berfungsi sebagai pedoman untuk menentukan sikap dalam suatu tindakan dalam kehidupan.
Baca Juga: 6 Ciri Weton Tulang Wangi dalam Primbon Jawa
Sebagian besar masyarakat Jawa menghormati dan mempercayai isi primbon, termasuk dalam mengenal apa itu tulang wangi. Meskipun tidak memiliki dasar ilmiah, kepercayaan ini tetap menjadi bagian penting dalam tradisi dan budaya masyarakat Jawa. (DNR)
