Apa Jenis Pidato yang Menggunakan Metode Mengingat Teks? Ini Jawabannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pidato merupakan kegiatan berbicara dengan atau tanpa teks di hadapan khalayak. Menurut cara penyampaiannya, pidato memiliki empat jenis. Pidato yang menggunakan metode mengingat atau menghafal teks adalah jenis yang sering kali digunakan oleh pemula.
Selain pemula, pidato dengan metode mengingat teks tersebut juga kerap menjadi pilihan orator saat ingin menyampaikan pidato yang memiliki kesan dinamis. Metode seperti itu umum terjadi saat acara formal, seperti peringatan hari besar di sekolah.
Pidato yang Menggunakan Metode Mengingat atau Menghafal Teks adalah Apa?
Pidato dalam bahasa Indonesia memiliki arti sebagai pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak. Kegiatan tersebut memiliki banyak penggolongan atau klasifikasi.
Salah satu penggolongan pidato terjadi karena mengacu pada cara atau metode penyampaiannya. Contohnya, pidato yang menggunakan metode mengingat atau menghafal teks adalah pidato memoriter.
Dikutip dari buku Komunikasi Bisnis: Konstruksi Teoretis dan Praktis, Suryana, dkk. (2021: 66), pidato memoriter dipilih karena orator memiliki kemampuan yang lebih dalam menghafal naskah pidato dan bisa memilih kata-kata yang tepat disampaikan.
Walaupun kerap menunjukkan kesan monoton dan datar, pidato memoriter dapat memberi kesan dinamis. Kesan dinamis dapat terjadi jika orator menghafal teks, memahami teks, serta mampu mempergunakan ekspresi dan intonasi yang tepat.
Jenis-Jenis Pidato dalam Bahasa Indonesia
Memoriter merupakan jenis pidato dalam bahasa Indonesia berdasarkan metode penyampaiannya. Berikut ini adalah jenis pidato yang lainnya beserta deskripsi ringkas untuk melengkapi pemahaman.
1. Impromptu
Impromptu merupakan pidato yang berlangsung secara spontan, yakni tanpa ada persiapan naskah pidato. Cara tersebut kerap menjadi pilihan ketika orator diminta menyampaikan pidato secara mendadak atau dalam waktu yang terbatas.
2. Manuskrip
Mengutip dari buku yang sama karya Suryana, dkk. (2021: 66), pidato manuskrip merupakan pidato yang telah dipersiapkan naskah pidatonya. Jadi, orator tinggal menyampaikan naskah yang telah disusun oleh dirinya atau tim yang kompeten.
3. Ekstemporan
Ekstemporan merupakan penyampaian pidato dari orator yang telah berpengalaman. Cara penyampaian pidato seperti ini kerap menyisipkan improvisasi serta komunikasi dengan audiens sehingga terasa lebih dekat dan dinamis.
Baca juga: Cara Menulis Teks Pidato Persuasif agar Isinya Lebih Sistematis
Jadi, jelas bahwa pidato yang menggunakan metode mengingat atau menghafal teks adalah memoriter. Selain memoriter, orang yang menyampaikan pidato juga dapat memilih jenis impromptu, manuskrip, atau ekstemporan sesuai preferensi masing-masing. (AA)
