Konten dari Pengguna

Apa Perbedaan Sampah Organik dan Anorganik? Berikut Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa perbedaan sampah organik dan anorganik. Sumber: paul baden/unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa perbedaan sampah organik dan anorganik. Sumber: paul baden/unsplash

Sampah dibedakan menjadi sampah organik dan sampah anorganik. Lantas, apa perbedaan sampah organik dan anorganik?

Mengetahui perbedaan sampah organik dan anorganik akan sangat bermanfaat. Dengan mengetahui perbedaannya, seseorang akan dapat memilah sampah sebelum memutuskan untuk membuangnya.

Apa Perbedaan Sampah Organik dan Anorganik?

Ilustrasi apa perbedaan sampah organik dan anorganik. Sumber: possessed photography/unsplash

Mengutip buku Analisis Sampah Domestik, Ricky Febriyanto dan Shanty Kartika Dewi (2021) Sampah adalah sisa kegiatan sehari- hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat.

Berdasarkan sifat, sampah dibedakan menjadi sampah organik atau dapat diurai (degradable) dan sampah anorganik atau tidak terurai (undegradable).

Sampah organik adalah sampah yang mudah membusuk seperti makanan sisa, sayuran, daun-daun kering, dan lain sebagainya. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos, pupuk, pakan ternak dan lain-lain.

Sampah anorganik adalah sampah yang tidak mudah membusuk seperti plastik wadah pembungkus makanan, plastik mainan, botol minuman, gelas minuman, kaleng, dan lain-lain.

Menjawab secara detail apa perbedaan sampah organik dan anorganik. Berikut adalah perbedaan keduanya.

  1. Sampah organik dihasilkan dari organisme hidup. Sedangkan sampah anorganik merupakan hasil campur tangan manusia atau organisme tak hidup.

  2. Sampah organik terdiri dari ikatan karbon & hidrogen. Sedangkan limbah kimia atau anorganik tidak memiliki jejak ikatan karbon di dalamnya.

  3. Sampah organik terpengaruh oleh panas saat dibakar secara alami. Sedangkan sampah anorganik tidak terbakar dengan sendirinya.

  4. Sampah organik terdiri dari organisme yang pernah hidup atau pernah hidup, sampah anorganik hanya diketahui terdiri dari zat tidak hidup sementara memiliki karakteristik seperti mineral.

  5. Sampah organik lebih kompleks dibandingkan dengan sampah anorganik. Ini terutama disebabkan oleh komposisi keseluruhan bahan organik.

  6. Sampah organik tidak dapat membentuk garam. Sedangkan bahan anorganik cenderung larut dalam air. Oleh karena itu, mudah membentuk garam.

  7. Sampah organik diketahui mencerminkan laju reaksi yang lebih lambat dibandingkan dengan sampah anorganik. Ini karena produk yang lebih kompleks terbentuk pada reaksi antara bahan organik.

Baca Juga: Perbedaan Senyawa Organik dan Anorganik

Demikian uraian jawaban dari pertanyaan, apa perbedaan sampah organik dan anorganik. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. (ARD)