Apa Singkatan dari Email dan Bagaimana Sejarahnya? Berikut Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Email merupakan salah satu hal yang saat ini banyak digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari berkirim surat, beriklim gambar, bahkan untuk mendaftar berbagai aplikasi di smartphone. Pada artikel ini akan membahas mengenai singkatan dari email dan sejarah email di dunia, pasti banyak yang belum tahu bagaimana awal terciptanya email. Berikut adalah penjelasannya.
Singkatan dari email adalah elektronik mail atau surat elektronik dengan format digital atau ditulis dengan komputer kemudian dikirimkan melalui jaringan internet.
Pengiriman e-mail biasa dilakukan dengan menggunakan protokol SMTP yang kepanjangan dari Simple Mail Transfer Protocol. Dalam hal ini, mail server atau server yang menangani email segera menghubungi tujuan dan kemudian mengirimkan surat.
Setiap pengirim atau penerima e-mail memiliki alamat email. Contoh alamat email adalah namamu@gmail.com. Untuk kata namamu itu unik alias tidak ada yang menyamakannya dengan pemakai lainnya asal dalam domain (gmail) yang sama.
Menurut layanan yang diberikan email dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu POP mail, email berbasis web (webmail atau web based e-mail) dan email forwarding.
Sejarah Email
Dikutip dari buku Teknik Membobol Data & Password karya Muzammil Sanusi, (2009) dijelaskan bahwa surat elektronik telah digunakan sejak tahun 1960-an. Pada saat itu internet belum terbentuk, yang ada hanyalah kumpulan "mainframe" yang terbentuk sebagai jaringan.
Sejak tahun 1980-an barulah surat elektronik dapat dinikmati oleh khalayak umum. Dengan berkembangnya internet dan teknologi telekomunikasi membuat perusahaan pos di berbagai negara menurun penghasilannya yang disebabkan masyarakat tidak banyak menggunakan pelayanan jasa pos lagi.
Untuk mengirim surat elektronik, kita memerlukan suatu program mail client. Surat elektronik yang dikirimkan akan melalui beberapa poin sebelum sampai tujuan. Untuk lebih jelasnya perhatikan alur berikut yang merupakan penggunaan layanan SMTP dan POP3.
Saya menulis email → email client (di komputer saya) → SMPT server penyedia e-mail saya → internet → POP3 server penyedia e-mail penerima → e-mail client (di komputer si penerima) surat dibaca oleh si penerima.
Pada alur di atas terlihat bahwa surat elektronik yang terkirim hanya melalui lima poin tahapan (selain komputer pengirim dan komputer penerima). Pada kenyataannya lebih daripada itu, karena setelah surat elektronik meninggalkan POP3 server maka dia akan melalui banyak server-server lainnya. Sehingga sangat memungkinkan surat elektronik yang dikirimkan dapat disadap oleh orang lain.
Oleh karena itu, jika surat elektronik yang dikirimkan mengandung isi yang sangat penting dan rahasia, sebaiknya dilakukan tindakan pencegahan dengan mengecek enkripsi data dalam surat elektronik tersebut, misalnya dengan menggunakan PGP atau sertifikat digital dan sistem-sistem pengamanan lainnya.
Demikian adalah penjelasan mengenai apa singkatan dari email dan sejarah awal kemunculan email di dunia. (WWN)
