Apa yang Dimaksud dengan Iman kepada Kitab Allah secara Ijmali? Ini Jawabannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah yang dimaksud dengan iman kepada kitab Allah secara ijmali? Jadi, maksudnya adalah meyakini bahwa Allah Swt telah menurunkan kitab kepada para rasul-Nya tanpa harus mengetahui nama kitab dan rasul penerimanya.
Ijmali adalah sebuah keimanan yang harus dimiliki umat muslim terhadap kitab-kitab Allah. Ijmali juga dapat menjadi jalan umat muslim untuk lebih memperdalam ketauhidannya.
Apakah yang Dimaksud dengan Iman kepada Kitab Allah secara Ijmali?
Mengutip buku Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural, Dr. Masturin, S.Ag., M.Ag. (2022), sikap Muslim/Muslimat terhadap kitab-kitab Allah Swt sebelum Alquran hendaklah beriman secara ijmali. Sedangkan terhadap kitabullah Alquran harus berman secara tafsili.
Allah Swt adalah zat Maha Pencipta dan Mahakuasa atas seluruh alam beserta isinya. Allah Swt memiliki sifat wajib, mustahil, dan jaiz sebagai sifat kesempurnaan bagi-Nya.
Sebagai muslim yang beriman, wajib mengetahui sifat-sifat tersebut, termasuk yang bersifat maknawiyah (mempunyai arti maha atau paling). Ijmali adalah salah satu cara untuk mengetahui sifat-sifat Allah Swt.
Ijmali memiliki arti mengetahui dan beriman secara garis besarnya saja, seperti umat muslim percaya bahwa Allah Swt sebagai perencana, pencipta, pengatur, pengelola, dan penguasa alam jagat raya ini.
Allah Swt sebagai satu-satunya yang pantas dan berhak disembah dan dimintai pertolongan. Lantas, apakah yang dimaksud dengan iman kepada kitab Allah secara ijmali?
Seperti makna ijmali di atas, iman kepada kitab Allah Swt secara ijmali adalah meyakini bahwa Allah Swt telah menurunkan kitab kepada para rasul-Nya tanpa harus mengetahui nama kitab dan rasul penerimanya.
Hukum beriman kepada Allah Swt untuk setiap umat muslim adalah wajib 'ain. Wajib a'in adalah kewajiban yang dibebankan kepada seytiap orang yang sudah mukallaf (orang Islam yang berakal dan sudah masuk usia baligh).
Karena pada intinya, jika beriman kepada Allah Swt, umat muslim juga harus beriman kepada hal lain seperti malaikat-malaikat Allah, kitab-kitab Allah, rasul-rasul utusan Allah, hari kiamat, serta qada dan qadar Allah.
Baca Juga: 3 Manfaat Beriman kepada Kitab-Kitab Allah Swt.
Demikian jawaban jika ada pertanyaan apakah yang dimaksud dengan iman kepada kitab Allah secara ijmali. Semoga jawaban ini dapat memberikan informasi yang bermafaat. (ARD)
