Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Inkuiri Kolaboratif? Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang Dimaksud dengan Inkuiri Kolaboratif? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Kenny Eliason
zoom-in-whitePerbesar
Apa yang Dimaksud dengan Inkuiri Kolaboratif? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Kenny Eliason

Apa yang dimaksud dengan inkuiri kolaboratif merupakan pertanyaan menarik untuk dibahas, terutama di kalangan pendidik. Hal tersebut berhubungan dengan pendekatan pembelajaran.

Saat ini, berbagai pendekatan pembelajaran dapat digunakan oleh pendidik. Salah satu pendekatan yang menarik dan dapat diterapkan selama proses pembelajaran adalah inkuiri kolaboratif.

Apa yang Dimaksud dengan Inkuiri Kolaboratif? Ini Penjelasannya

Apa yang Dimaksud dengan Inkuiri Kolaboratif? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/javier trueba

Dikutip dari buku Model Pembelajaran Kolaborasi Berbasis Inkuiri Terbimbing karya Punaji Setyosari dkk. (2023), jawaban dari pertanyaan tersebut adalah pendekatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran mendalam.

Melalui pendekatan ini, tercipta kemitraan pembelajaran yang kuat, tidak hanya antarguru tetapi juga antara guru dan siswa, orang tua siswa, stakeholder di sekolah, serta mitra pendidikan lainnya.

Kolaborasi yang terjalin memungkinkan pertukaran ide, pengalaman, dan sumber daya yang beragam sehingga proses pembelajaran menjadi lebih kaya, relevan, dan bermakna bagi semua pihak yang terlibat. Dengan demikian, pembelajaran mendalam dapat terwujud secara optimal dan berkelanjutan.

Secara umum, beberapa prinsip utama dalam pembelajaran inkuiri kolaboratif adalah sebagai berikut.

1. Berlandaskan Data

Pembelajaran menggunakan pendekatan ini harus berlandaskan data. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari berbagai asumsi serta opini subjektif.

Sumber data yang digunakan dapat berasal dari mana saja, mulai dari asesmen siswa, catatan observasi kelas, hingga refleksi tertulis siswa. Bukti ini dapat menjadi landasan untuk melakukan identifikasi tantangan pembelajaran dan merancang solusi yang tepat.

2. Kolaborasi Harus Berlangsung Secara Nonhierarkis

Dalam pendekatan ini, setiap anggota tim dapat menyampaikan pendapat atau perspektif masing-masing tanpa merasa terintimidasi oleh jabatan atau hierarki. Sebagai contoh, pendapat guru setara dengan pendapat siswa.

3. Profesional dan Transparan

Profesional dan transparan menjadi pondasi lainnya dari pendekatan ini. Guru perlu berani mengungkapkan keraguan, mengakui keterbatasan, dan menerima umpan balik sebagai bahan pembelajaran.

Baca juga: Refleksi Ruang Kolaborasi Pembelajaran Sosial Emosional dalam Pendidikan

Jadi, jika ada yang bertanya apa yang dimaksud dengan inkuiri kolaboratif, jawabannya adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang bertujuan meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan melibatkan berbagai elemen. (WWN)