Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Offside dalam Sepak Bola? Inilah Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa yang dimaksud dengan offside dalam sepak bola? Foto: Unsplash/Omar Ramadan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa yang dimaksud dengan offside dalam sepak bola? Foto: Unsplash/Omar Ramadan

Offside merupakan istilah dalam sepak bola yang cukup sering didengar. Akan tetapi, banyak yang masih bertanya tentang apa yang dimaksud dengan offside dalam sepak bola?

Terlebih, banyak yang bingung dengan aturan yang satu ini. Tak jarang, keputusan wasit terkait offside memicu kontroversi meskipun sudah ada teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Penjelasan Apa yang Dimaksud dengan Offside dalam Sepak Bola

Ilustrasi apa yang dimaksud dengan offside dalam sepak bola? Foto: Unsplash/Eva aiello

Dalam Cambridge Dictionary, offside diartikan sebagai posisi pemain yang tidak diperbolehkan dalam aturan olahraga. Sedangkan apa yang dimaksud dengan offside dalam sepak bola adalah pemain yang berada lebih dekat dengan garis gawang dari pada pemain kedua terakhir, termasuk kiper.

Singkatnya, pemain dianggap melanggar offside apabila:

  • Berada di wilayah permainan lawan;

  • Berada di depan lawan terakhir kedua, termasuk kiper;

  • Terlibat dalam permainan, baik menyentuh bola maupun mengganggu pergerakan lawan.

Adanya aturan ini bertujuan untuk mencegah taktik goal hanging atau menempatkan pemain di dekat gawang secara terus menerus secara tidak adil sekaligus membuat permainan berjalan lebih kompetitif.

Aturan Offside dalam Sepak Bola

Ilustrasi apa yang dimaksud dengan offside dalam sepak bola? Foto: Unsplash/Janosch Diggelmann

Dikutip dari laman Football Association atau PSSI Inggris, thefa.com, aturan offside secara terperinci tertulis dalam The International Football Association Board pasal 11 yang menjelaskan:

1. Posisi Offside

Seorang pemain berada dalam posisi offside jika:

  • Bagian mana pun dari kepala, badan, atau kaki berada di wilayah lawan (kecuali garis tengah) atau

  • Bagian mana pun dari kepala, badan, atau kaki yang lebih dekat ke garis gawang lawan dari pada bola dan pemain lawan kedua terakhir

  • Tangan dan lengan semua pemain, termasuk penjaga gawang, tidak diperhitungkan. Untuk tujuan penentuan offside, batas atas lengan sejajar dengan batas bawah ketiak.

2. Pelanggaran Offside

  • Pemain yang bergerak dari, atau berdiri di, posisi offside menghalangi lawan dan mengganggu pergerakan lawan menuju bola.

  • Pemain yang berada dalam posisi offside bergerak ke arah bola dengan maksud untuk memainkan bola dan dilanggar sebelum memainkan atau mencoba memainkan bola, atau menantang lawan untuk merebut bola.

  • Seorang pemain yang berada dalam posisi offside pada saat bola dimainkan atau disentuh oleh rekan setimnya.

  • Mengganggu permainan dengan memainkan atau menyentuh bola yang dioper atau disentuh oleh rekan satu tim.

  • Mencegah lawan bermain atau mampu memainkan bola dengan menghalangi garis pandang lawan.

  • Memantul atau terbelokkan dari tiang gawang, mistar gawang maupun lawan sengaja diselamatkan oleh lawan mana pun.

3. Pelanggaran dan Sanksi

Jika terjadi pelanggaran offside, wasit memberikan sanksi berupa tendangan bebas tidak langsung di tempat pelanggaran terjadi, termasuk apabila terjadi di wilayah lapangan permainan pemain musuh.

Baca Juga: Apa itu Kopa Trophy, Yashin Trophy, dan Gerd Muller Trophy dalam Sepak Bola?

Demikian informasi tentang apa yang dimaksud dengan offside dalam sepak bola? Selanjutnya, tidak lagi bingung kenapa seorang pemain mendapatkan pelanggaran offside meskipun tidak memegang bola.(MZM)