Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud Penyajian Data dengan Diagram Garis? Ini Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jelaskan yang dimaksud penyajian data dengan diagram garis. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jelaskan yang dimaksud penyajian data dengan diagram garis. Sumber: pexels.com

Dalam penyajian data, banyak orang yang menyusunnya menjadi sebuah diagram agar lebih mudah dipahami orang awam. Salah satunya adalah menggunakan diagram garis. Jadi, tidak heran jika banyak orang yang kerap mencari jawaban dari pertanyaan jelaskan yang dimaksud penyajian data dengan diagram garis.

Meski jenis diagram ini familier bagi sebagian besar orang, tetapi ada juga sebagian yang masih bingung tentang cara penyajian data menggunakan diagram garis. Baik itu cara membaca maupun cara membuatnya sesuai dengan data yang tersedia.

Jelaskan yang Dimaksud Penyajian Data dengan Diagram Garis!

Ilustrasi jelaskan yang dimaksud penyajian data dengan diagram garis. Sumber: pexels.com

Penyajian data dengan diagram garis memang menjadi yang paling sering digunakan, baik dalam laporan perusahaan maupun penelitian ilmiah. Hal ini karena diagram garis dapat digunakan untuk menggambarkan data yang bersifat kontinu atau berkesinambungan.

Mengutip dari Buku Siswa Matematika SMP/MTs Kelas 7, Guryadi dan Suryantoro (2021:329), pengertian diagram garis adalah suatu grafik berupa garis lurus yang menghubungkan titik tengah suatu data dengan data lainnya. Oleh karena itu, pembuatan diagram garis membutuhkan sistem sumbu datar (horizontal) dan sumbu tegak (vertikal) yang saling berpotongan tegak lurus.

Adapun cara membuat diagram garis yang benar untuk disimak adalah sebagai berikut.

  1. Pertama, buatlah sumbu mendatar dan sumbu tegak. Umumnya, sumbu mendatar digunakan untuk menunjukkan waktu, sementara sumbu tegak digunakan untuk menunjukkan frekuensi.

  2. Lalu, sesuaikan data pada masing-masing sumbu dari titik data yang menunjukkan waktu, ditarik garis lurus ke atas yang ditarik dari titik bilangan frekuensi. Jika semua data sudah disesuaikan, maka akan muncul sekumpulan titik.

  3. Setelah itu, hubungkan titik tersebut sehingga akan tercipta gambar diagram garis sesuai dengan data yang tersedia.

  4. Jika diagram garis sudah tergambar, silakan beri nomor diagram dan judul diagram garis yang letaknya simetris di atas diagram. Sedangkan di bagian bawah garis tersebut diberi catatan dan sumber data.

Baca Juga: Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Batang

Itu dia penjelasan singkat tentang penyajian data dengan diagram garis yang sering ditemukan dalam laporan statistik maupun keuangan. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat bagi pembaca. (Anne)