Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud Sikap Rela Berkorban dan Contohnya di Kehidupan Sehari-hari?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa yang dimaksud sikap rela berkorban? Foto: Pexels/Kamaji Ogino
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa yang dimaksud sikap rela berkorban? Foto: Pexels/Kamaji Ogino

Dalam kehidupan bermasyarakat, manusia perlu menjunjung sikap rela berkorban. Sebab, sikap ini dapat menciptakan kedamaian di lingkungan sekitar. Namun yang menjadi pertanyaan, apa yang dimaksud sikap rela berkorban?

Selain itu, terdapat beberapa ciri-ciri dari sikap rela berkorban untuk orang lain. Di sisi lain, contoh dari sikap rela berkorban dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Apa yang Dimaksud Sikap Rela Berkorban?

Ilustrasi apa yang dimaksud sikap rela berkorban? Foto: Unsplash/Annie Spratt

Rela berkorban berasal dari dua suku kata, yakni rela dan berkorban. Rela artinya bersedia dengan senang hati dan tidak mengharapkan imbalan atas dasar kemauan sendiri.

Berkorban, artinya memberikan segala sesuatu yang dimiliki sekalipun menimbulkan penderitaan bagi dirinya sendiri.

Sedangkan jawaban dari pertanyaan apa yang dimaksud sikap rela berkorban yang dikutip menurut Dedi Mahardi dalam bukunya Integritas Bangsaku (2015), yakni sikap yang mencerminkan adanya kesediaan dan keikhlasan dalam memberikan sesuatu yang dimiliki kepada orang lain, bisa berupa materi atau kesempatan.

Rela berkorban bisa berakibat penderitaan atau mengurangi kenikmatan yang seharusnya sudah menjadi haknya.

Dalam pengertian yang lebih sederhana, rela berkorban adalah sikap dan perilaku yang tindakannya dilakukan dengan ikhlas serta mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri.

Rela berkorban dapat juga diartikan adalah orang-orang yang mau mengorbankan dirinya sendiri demi membahagiakan/memenuhi kebutuhan orang lain.

Sikap ini mengandung pengertian untuk mencapai suatu kemajuan, keserasian, keselarasan, dan keseimbangan, dalam hidup bermasyarakat, diperlukan adanya kesediaan dengan rasa ikhlas untuk berbagi.

Tujuan dari sikap rela berkorban untuk mencapai suatu cita-cita demi kepentingan sesama manusia, kepentingan masyarakat yang lebih luas serta kepentingan bangsa dan negara.

Ciri-Ciri Sikap Rela Berkorban

Ilustrasi ciri-ciri sikap rela berkorban. Foto: Pexels/Oleksandr P

Dalam sikap rela berkorban, terdapat beberapa ciri-ciri yang ada di dalamnya, di antaranya:

1. Mendahulukan Kepentingan Orang Lain

Mendahulukan kepentingan orang lain merupakan ciri-ciri utama dari sikap rela berkorban. Artinya, kesampingkan untuk mendahulukan kepentingan diri sendiri daripada orang lain, terlebih di dalam kondisi yang genting.

2. Menghindari Sikap Egois

Sikap egois sering muncul ketika seseorang berada dalam kondisi yang mendesak. Namun, sikap ini mengajarkan seseorang untuk egois.

Adanya sifat egois hanya akan membuat seseorang menjadi tidak peduli terhadap perasaan orang lain. Di sisi lain, orang egois sering kali juga memiliki sifat narsistik dan sering menjatuhkan pencapai orang lain.

3. Tidak Masa Bodoh dengan Lingkungan Sekitar

Menanamkan sikap rela berkorban, seseorang harus bisa peduli dengan lingkungan di sekitarnya, baik sosial maupun fisik. Sikap peduli tersebut secara tidak langsung menciptakan munculnya kedamaian di lingkungan sekitar.

4. Tidak Mengharapkan Imbalan

Rela berkorban merupakan sikap yang dilakukan oleh seseorang tanpa memandang timbal balik. Hal tersebut karena rela berkorban adalah sifat yang bertujuan untuk membantu sesama, menciptakan kedamaian, dan lain sebagainya.

Contoh Sikap Rela Berkorban

Ilustrasi contoh sikap rela berkorban. Foto: Pexels/Yaroslav Shuraev

Adapun beberapa contoh sikap rela berkorban yakni:

  • Menolong teman yang sedang mengalami kesulitan.

  • Menunda bermain demi menjenguk orang sakit.

  • Membersihkan dan mengamankan lingkungan sekitar.

  • Melaksanakan tugas piket kelas dengan berangkat lebih pagi.

  • Mematuhi tata tertib sekolah dan tidak melakukan pelanggaran apa pun.

  • Meminjamkan alat tulis kepada teman yang tidak punya atau ketinggalan.

  • Membantu teman yang terkena musibah, seperti kehilangan anggota keluarga, kebakaran, kemalingan, dan lainnya.

  • Menyisihkan waktu untuk mengikuti kerja bakti di lingkungan sekitar.

  • Mengikuti ronda malam dalam menjaga keamanan lingkungan.

  • Mematuhi peraturan yang berlaku di masyarakat.

Baca Juga: Istilah untuk Sikap Menjunjung Tinggi Bangsa dan Contoh Penerapannya

Sekarang, sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan sikap rela berkorban dan contohnya bukan? Dengan mengetahuinya, membuat lebih tahu bahwa sikap rela berkorban sangat diperlukan untuk menjaga kerukunan hingga keamanan.(MZM)