Konten dari Pengguna

Apa yang harus Dipahami Dina, Sebagai Guru yang Mengajar Generasi yang Berbeda

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jawaban sebagai guru yang mengajar generasi yang berbeda, Dina berusaha memahami, sumber gambar unsplash/Fajar Herlambang
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jawaban sebagai guru yang mengajar generasi yang berbeda, Dina berusaha memahami, sumber gambar unsplash/Fajar Herlambang

Dalam Latihan Pemahaman Modul 2 Topik 1 PPG Guru Tertentu 2025, terdapat soal-soal tentang Pembelajaran Sosial Emosional. Salah satu yang banyak dicari adalah jawaban sebagai guru yang mengajar generasi yang berbeda, Dina berusaha memahami perspektif tersebut.

Seperti yang diketahui, mengajar generasi yang berbeda membutuhkan pendekatan tertentu agar pelajaran yang disampaikan guru bisa diterima. Sebagai bentuk latihan, tidak ada salahnya untuk menemukan jawaban yang tepat dari soal-soal pada Modul 2 Topik 1 PPG.

Jawaban sebagai Guru yang Mengajar Generasi yang Berbeda, Dina Berusaha Memahami Apa?

Ilustrasi Jawaban sebagai guru yang mengajar generasi yang berbeda, Dina berusaha memahami, sumber gambar unsplash/Fajar Herlambang

Apa jawaban sebagai guru yang mengajar generasi yang berbeda, Dina berusaha memahami perspektif atau cara pandang dari generasi tersebut. Dalam hal ini Dina menerapkan dimensi CASEL apa untuk mengajar siswa?

Mengutip buku Asesmen Pembelajaran Teori dan Praktik oleh Rahmi Hayati, dkk (2025), CASEL atau Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning merupakan kerangka yang digunakan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional siswa sebagai bagian dari pendidikan karakter.

Adapun jawaban yang tepat dari pertanyaan tersebut adalah Social awareness. Istilah ini mengacu pada kemampuan untuk merasakan dan memahami sesuatu yang dialami orang lain, termasuk memahami nilai, perspektif, norma, dan latar belakang budaya yang berbeda.

Pada kasus ini, Dina menunjukkan kesadaran sosial yang tinggi karena tidak memaksakan standarnya kepada siswa-siswi yang berasal dari generasi lain.

Dalam mengajar, guru perlu menyadari bahwa mereka mengajar generasi yang berbeda. Setiap siswa mempunyai nilai-nilai, cara pandang, dan pendekatan belajar yang tidak sama.

Oleh karena itu, guru hendaknya tidak hanya mengajar dengan metode satu arah. Namun, mampu menyesuaikan metode pengajarannya dengan kebutuhan dan karakter generasi yang ia didik.

Penerapan Social Awareness dalam Pendidikan

Ilustrasi Jawaban sebagai guru yang mengajar generasi yang berbeda, Dina berusaha memahami, sumber gambar unsplash/Syahrul Alamsyah

Social awareness merupakan sikap yang menunjukkan bahwa seseorang dapat menghargai keberagaman sosial dan berempati sesuai dengan perubahan zaman.

Sikap ini berusaha fleksibel atau tidak kaku dan terbuka terhadap pendekatan yang lebih sesuai dengan karakteristik generasi yang dihadapi. Dengan begitu, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pendidik yang memahami kebutuhan sosial dan emosional siswa.

Penerapan social awareness sangat penting di dunia pendidikan karena guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk koneksi emosional yang sehat dengan siswa. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, inklusif, dan toleran.

Baca juga: Modul Pembelajaran Sosial Emosional PGP: Mulai dari Diri

Jadi, jawaban sebagai guru yang mengajar generasi yang berbeda, Dina berusaha memahami perspektif atau cara pandang dari generasi tersebut sesuai dengan social awareness. Dengan begitu, sistem pendidikan yang diterapkan bisa lebih fleksibel dan menarik bagi peserta didik. (DLA)