Konten dari Pengguna

Apakah Doa bisa Mengubah Ketentuan Takdir? Begini Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Apakah Doa bisa Mengubah Ketentuan Takdir, sumber gambar: unsplash/Hasan Almasi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Doa bisa Mengubah Ketentuan Takdir, sumber gambar: unsplash/Hasan Almasi

Apakah doa bisa mengubah ketentuan takdir? Tidak sedikit orang yang berpendapat bahwa takdir berkaitan erat dengan doa yang dipanjatkan.

Entah mampu mengubah takdir atau tidak, berdoa merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Oleh karena itu, penting sekali memahami esensi doa yang dapat memengaruhi takdir manusia.

Apakah Doa bisa Mengubah Ketentuan Takdir?

Ilustrasi Apakah Doa bisa Mengubah Ketentuan Takdir, sumber gambar: unsplash/Mufid Majnun

Apakah doa bisa mengubah ketentuan takdir? Mengutip buku Laut Tengah oleh Berliana Kimberly (2022), doa dapat mengubah takdir umat muslim, meskipun ia masih berlumur dosa.

Selama iman di dada masih ada, Allah Swt. Tidak akan segan mengabulkan doa-doa yang dipanjatkan hamba-Nya. Adapun penjelasan lengkap terkait doa dapat mengubah takdir yakni sebagai berikut:

1. Takdir dalam Islam

Takdir merupakan ketentuan Allah Swt yang meliputi segala peristiwa yang terjadi di alam semesta. Takdir terbagi menjadi dua, yaitu takdir muallaq dan takdir mubram.

Takdir muallaq merupakan takdir yang bisa berubah melalui usaha dan doa manusia. Sementara itu, takdir mubram merupakan takdir yang tidak bisa diubah, apa pun usaha yang dilakukan manusia.

2. Kehendak Allah Swt. dan Hikmah Berdoa

Walaupun doa dapat mengubah takdir, tetapi semuanya tetap bergantung pada kehendak Allah. Jika doa tidak dikabulkan secara langsung, maka ada tiga kemungkinan, yakni Allah menundanya di waktu yang lebih tepat, Allah menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik, atau Allah menjadikannya sebagai pahala di akhirat.

3. Doa sebagai Ibadah

Doa mampu memengaruhi takdir yang sifatnya belum pasti (takdir muallaq). Namun, perubahan tersebut tetap bergantung pada ketetapan Allah.

Oleh karena itu, setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa berdoa, ikhtiar, dan bertawakal kepada Allah. Sebab, doa merupakan bentuk ibadah sekaligus sarana mendekatkan diri kepada-Nya.

Dalil tentang Doa dan Takdir

Ilustrasi Apakah Doa bisa Mengubah Ketentuan Takdir, sumber gambar: unsplash/Mufid Majnun

Doa merupakan cara seorang hamba berkomunikasi dengan Allah. Tujuannya untuk memohon kebaikan, perlindungan, atau perubahan nasib. Ada beberapa dalil yang membahas tentang doa dan takdir, di antaranya sebagai berikut

1. Takdir bisa Ditolak dengan Doa

Rasulullah Saw. bersabda: “Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa.” (HR. Tirmidzi)

2. Takdir dan Doa saling Mendahului

Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba terhalangi dari rizkinya karena dosa yang dilakukannya. Sesungguhnya takdir itu tidaklah berubah kecuali dengan doa. Sesungguhnya doa dan takdir saling berusaha untuk mendahului, hingga hari kiamat. Dan sesungguhnya perbuatan baik (kepada orang tua) itu memperpanjang umur.” (HR. Ahmad dan, Ibnu Majah)

3. Berdoa untuk Merayu Tuhan

Allah Swt. berfirman: "Dan Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.'" (QS. Ghafir: 60)

Baca juga: Bacaan Doa Minta Kesembuhan untuk Diri Sendiri dan Artinya sesuai Sunah

Itulah penjelasan tentang apakah doa bisa mengubah ketentuan takdir dalam Islam? Dengan keyakinan, doa, dan usaha yang tulus, Allah akan memberikan takdir yang terbaik untuk hamba-Nya. (DLA)