Konten dari Pengguna

Apakah Doa Iftitah Itu Wajib? Ini Hukumnya dalam Ajaran Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Doa Iftitah Itu Wajib. Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Doa Iftitah Itu Wajib. Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Islam mengajarkan banyak doa kepada pemeluknya. Salah satu contoh adalah bacaan doa iftitah saat melaksanakan salat. Apakah doa iftitah itu wajib?

Hukum membaca doa iftitah saat salat adalah sunah sehingga umat muslim boleh membacanya dan tidak dosa jika tidak membacanya. Walaupun demikian, pemeluk agama Islam perlu memahami dan mengamalkan doa tersebut guna menyempurnakan ibadah.

Apakah Doa Iftitah Itu Wajib? Ini Hukumnya

Ilustrasi Apakah Doa Iftitah Itu Wajib. Sumber: Unsplash/Masjid MABA

Doa iftitah merupakan bacaan salat. Waktu untuk membaca doa tersebut adalah setelah takbiratulihram. Jadi, sebelum membaca Surat Al Fatihah, umat muslim dapat membaca doa iftitah terlebih dahulu.

Jika doa iftitah termasuk bacaan salat, lantas apakah doa iftitah itu wajib? Walaupun termasuk bacaan salat, doa iftitah tidak wajib. Hukum membaca doa iftitah adalah sunah. Hukum sunah memiliki arti bahwa ajaran tersebut dianjurkan oleh Rasulullah saw.

Dikutip dari buku berjudul Buku Panduan Shalat, Doa, & Zikir Super Lengkap, Suhaili (2017: 67), Rasulullah saw. bersabda,

“Tidaklah sempurna salatnya seseorang di antara manusia sehingga dia membaca takbir dan memuji Allah Azza Wajalla dan memuja-Nya dan membaca – bacaan iftitah – dan membaca apa yang mudah (yang hafal) baginya dari ayat-ayat Al-Qur’an”. (HR. Abu Daud)

Berdasarkan hadis di atas, jelas bahwa membaca doa iftitah dianjurkan oleh Rasulullah saw. Wallahu a’lam bishawab.

Bacaan Doa Iftitah yang Dibaca setelah Takbiratulihram

Ilustrasi Apakah Doa Iftitah Itu Wajib. Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Manusia adalah makhluk yang rentan melakukan dosa sehingga sudah sepatutnya manusia untuk senantiasa menyempurnakan ibadah. Salah satu contoh adalah melakukan amalan sunah dari Rasulullah saw. seperti membaca doa iftitah.

Mengutip dari buku yang sama karya Suhaili (2017: 68), berikut adalah bacaan doa iftitah yang dibaca setelah takbiratulihram.

Allaahu akbar kabiiran wal hamdulillaahi katsiiran wa subhanallahi bukratan wa ashiilan. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa ana minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Baca juga: Bacaan Niat Sholat Rawatib Sebelum dan Sesudah Salat Fardu

Jadi, jawaban dari apakah doa iftitah itu wajib adalah tidak. Namun, umat muslim lebih baik membacanya karena Rasulullah saw. telah menganjurkan bacaan tersebut. Kebenaran hanya milik Allah, sedangkan kesalahan datang dari manusia itu sendiri. (AA)