Konten dari Pengguna

Apakah Doa Kita Pasti Dikabulkan? Ini Penjelasannya dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Apakah Doa Kita Pasti Dikabulkan, sumber gambar: unsplash/Satria SP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Doa Kita Pasti Dikabulkan, sumber gambar: unsplash/Satria SP

Apakah doa kita pasti dikabulkan? Banyak umat muslim yang memiliki pertanyaan tentang hal tersebut. Berdoa merupakan salah satu bentuk usaha untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan melalui jalur langit.

Namun, tidak semua doa selalu dikabulkan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terkabulkan atau tidak terkabulkannya doa. Namun, apa pun hasilnya, Allah Swt yang memegang hak untuk memberikan takdir atau ketetapan kepada hamba-Nya.

Apakah Doa Kita Pasti Dikabulkan?

Ilustrasi Apakah Doa Kita Pasti Dikabulkan, sumber gambar: pexels/Michael Burrows

Apakah doa kita pasti dikabulkan? Mengutip buku Hidup Sekali Bijak Mengeksekusi oleh Mareta Firdhausa (2016), jawabannya adalah tidak semua doa yang dipanjatkan dapat terkabul, tetapi semua doa pasti didengar oleh Allah. Adapun penjelasan lengkapnya dalam Islam bisa disimak di bawah ini:

1. Alasan Tidak Dikabulkannya Doa

Ada beberapa alasan yang menyebabkan doa seorang hamba tidak terkabul. Beberapa alasan tersebut yakni sebagai berikut:

  • Belum waktunya dikabulkan oleh Allah.

  • Tidak sesuai dengan rencana dan hikmah dari Allah.

  • Kurangnya rasa tulus dan yakin saat memanjatkan doa.

  • Terdapat dosa yang menghalangi terkabulkannya doa.

  • Doa yang dipanjatkan tidak diimbangi dengan usaha yang sungguh-sungguh.

  • Terlalu tergesa-gesa dalam berdoa.

  • Meminta sesuatu yang dilarang atau mengandung keburukan, contohnya mendoakan orang lain celaka.

  • Ada doa atau larangan dari Allah yang dilanggar, contohnya seperti berbuat maksiat atau menyekutukan Allah.

  • Jika tidak dikabulkan, akan mendapatkan pengganti takdir yang lebih baik.

2. Waktu Mustajabah Berdoa

Dalam Islam, ada beberapa waktu mustajab yang jika digunakan untuk berdoa, maka dapat terkabulkan oleh Allah Swt. Adapun waktu mustajabah tersebut antara lain:

  • Sepertiga malam terakhir.

  • Waktu di antara adzan dan iqamah.

  • Setelah menunaikan salat fardhu.

  • Ketika bersujud.

  • Ketika turun hujan.

  • Hari Jumat.

  • Ketika melaksanakan puasa.

  • Saat melakukan ibadah haji dan umrah.

Dalil tentang Dikabulkannya Doa

Ilustrasi Apakah Doa Kita Pasti Dikabulkan, sumber gambar: unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Agar mengetahui apakah doa umat muslim selalu dikabulkan, maka bisa mengacu pada Al-Qur’an dan hadist. Adapun dalil yang menjelaskan tentang dikabulkannya doa yakni sebagai berikut:

1. Surat Ar Ra'd ayat 14

Allah senantiasa mengabulkan doa-doa hamba-Nya selama mereka memenuhi perintah-Nya. Hal ini dijelaskan dalam ayat berikut:

Allah berfirman yang artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran."

2. HR Tirmidzi

Jika doa tidak dikabulkan, maka akan diganti dengan hal yang lebih baik. Rasulullah Saw. bersabda:

"Tidak ada seorang muslim pun di dunia ini yang berdoa kepada Allah dengan suatu permohonan, kecuali Allah akan memberikan permohonan itu atau menggantinya dengan perlindungan dari sesuatu yang tidak diinginkan, selama dia tidak berdoa dengan dosa atau memutuskan hubungan silaturahmi." Seorang pria bertanya, "Apakah artinya kita harus semakin banyak berdoa?" Rasulullah SAW menjawab, "Allah justru lebih banyak memberi." (HR Tirmidzi)

3. HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad

Terdapat beberapa jenis doa yang sulit ditolak Allah. Rasulullah Saw. bersabda:

"Tiga jenis orang yang doanya tidak akan tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan doa orang yang dizalimi. Allah akan memberikan perlindungan padanya di bawah naungan awan pada hari kiamat, dan pintu-pintu langit akan terbuka untuknya seraya Allah berfirman: 'Demi keagungan-Ku, sungguh Aku akan membantumu, bahkan jika hanya dalam waktu yang singkat.'" (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Baca juga: Bacaan Doa Lupa Baca Doa Makan, Muslim Wajib Tahu

Itulah penjelasan tentang, apakah doa kita pasti dikabulkan. Dengan memahami esensi berdoa, diharapkan umat muslim dapat menjauhi hal-hal yang menyebabkan doa tidak terkabul. (DLA)