Apakah Fungsi Sprite pada Scratch pada Pemrograman Visual Scratch? Ini Fungsinya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat sejumlah aplikasi pemrograman yang cocok untuk pemula. Untuk anak-anak, ada Scratch yang mudah digunakan. Scratch dilengkapi dengan sejumlah fitur, misalnya sprite. Apakah fungsi sprite pada Scratch pada pemrograman visual Scratch?
Setiap fitur pada Scratch memiliki fungsinya masing-masing. Agar bisa menggunakan Scratch dengan baik, pengguna harus memahami semua fungsi tersebut.
Apakah Fungsi Sprite pada Scratch pada Pemrograman Visual Scratch? Inilah Jawabannya
Mengutip dari Step by Step Belajar Coding dengan Scratch, Dodi dan Ernawati (2022:9), Scratch adalah sebuah aplikasi untuk membuat pemrograman visual yang dibuat khusus untuk pemula yang akan belajar coding dengan mudah dan menyenangkan.
Scratch dibuat oleh Lab Media Massachusetts Institute of Technology (MIT) agar aktivitas membuat program menjadi lebih mudah dan menyenangkan bagi anak-anak. Scratch dapat digunakan untuk membuat permainan, cerita, dan animasi digital.
Aplikasi ini sangat mudah digunakan karena menggunakan sistem coding block. Coding block merupakan sistem yang membuat coding menjadi blok. Pengguna bisa melakukan drag dan drop lalu membuat program yang diinginkan.
Supaya pengguna bisa membuat game, animasi, dan cerita interaktif dengan mudah, aplikasi ini dilengkapi dengan sejumlah fitur, salah satunya sprite. Apakah fungsi sprite pada Scratch pada pemrograman visual Scratch?
Sprite merupakan gambar yang bisa diprogram dengan coding block. Sprite bisa digunakan sebagai karakter dalam permainan atau karya lain. Ada beberapa fungsi utama sprite, yaitu bergerak, mengubah tampilan, berinteraksi, dan menanggapi masukan.
Pengguna bisa mengganti atau menambah sprite. Tersedia sejumlah pilihan di library sprite yang bisa digunakan. Selain itu, pengguna juga bisa menggambar sprite sendiri atau mengunggah gambar yang ada di komputer untuk dijadikan sprite.
Fungsi Fitur Lain dalam Scratch
Selain sprite, Scratch juga mempunyai beberapa fitur lain. Berikut ini fungsi fitur lain pada Scratch.
1. Backdrop
Fitur backdrop merupakan gambar yang bisa digunakan untuk latar belakang dari karya yang dibuat. Pengguna bisa mengganti atau menambah backdrop dengan cara memilih backdrop di library, menggambar sendiri, atau mengunggah gambar.
2. Code
Code merupakan kumpulan perintah koding yang berbentuk blok untuk memberikan perintah pada sprite atau backdrop. Ada perintah-perintah berbeda dalam Scratch, yaitu motion, looks, sound, events, control, sensing, operators, variables, dan my blocks.
3. Costumes
Fitur costumes berisi pose-pose yang dimiliki sprite. Setiap sprite mempunyai jumlah pose yang berbeda. Pose yang ada bisa diubah di bagian kanvas edit.
4. Sounds
Sounds adalah fitur yang berisi kumpulan suara sprite. Umumnya, setiap sprite memiliki satu suara secara otomatis. Pengguna bisa mengedit suara di bagian kanvas edit. Pengguna juga bisa menambahkan suara dengan menggunakan suara di library sound, merekam suara sendiri, atau mengunggah suara yang ada di komputer.
Baca juga: 7 Saran atau Ide supaya Belajar Coding dan AI di Sekolah Lebih Menyenangkan
Apakah fungsi Sprite pada Scratch pada pemrograman visual Scratch? Sprite adalah fitur dalam Scratch yang digunakan untuk melakukan tindakan. (KRIS)
