Konten dari Pengguna

Apakah Oli Bisa Terbakar? Begini Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah oli bisa terbakar. Sumber: Unsplash/Tim Mossholder
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah oli bisa terbakar. Sumber: Unsplash/Tim Mossholder

Banyak orang penasaran, apakah oli bisa terbakar? Untuk memperoleh jawabannya, sifat oli itu sendiri harus dipahami.

Oli memang terbuat dari bahan dasar minyak, tapi lebih kental dan punya titik nyala yang tinggi. Karena itu, dalam situasi tertentu, oli tidak gampang terbakar di suhu normal.

Apakah Oli Bisa Terbakar? Ini Penjelasannya

Ilustrasi apakah oli bisa terbakar. Sumber: Unsplash/Hush Naidoo Jade Photography

Apakah oli bisa terbakar? Jawabannya bisa, meskipun sifatnya berbeda dengan bensin atau solar yang langsung menyala kalau terkena api.

Menurut damkar.bandaacehkota.go.id, oli termasuk dalam bahan-bahan mudah terbakar yang bisa menyebabkan kebakaran kelas B, bersama dengan bensin, solar, cat, alkohol, dan cairan sejenis lainnya. Bedanya, oli tidak langsung meledak atau menyala cepat, karena titik nyalanya lebih tinggi dibanding bensin.

Oli memiliki titik nyala (flash point) lebih dari 200°C. Angka ini berarti, ketika suhu oli sudah mencapai batas tersebut, uap oli bisa menyala jika terkena percikan api.

Hal ini berbeda jauh dengan bensin yang titik nyalanya rendah, sehingga mudah sekali terbakar bahkan pada suhu yang lebih rendah. Jadi, oli memang bisa terbakar, tetapi butuh kondisi suhu yang lebih tinggi untuk membuatnya menyala.

Dalam mesin, oli bisa ikut terbakar jika masuk ke ruang bakar. Hal ini biasanya terjadi karena ada komponen mesin yang aus atau rusak, misalnya ring piston atau seal klep. Kalau sudah masuk ke ruang pembakaran, oli akan terbakar bersamaan dengan campuran bahan bakar dan udara. Inilah yang membuat knalpot kadang mengeluarkan asap biru.

Selain di dalam mesin, oli juga bisa terbakar di luar mesin. Kondisi ini biasanya muncul ketika ada oli yang menetes ke bagian mesin yang panas, misalnya knalpot atau blok mesin. Suhu di area tersebut bisa mencapai ratusan derajat, sehingga cukup untuk membuat oli langsung terbakar. Inilah sebabnya kebocoran oli tidak boleh dianggap remeh, karena bisa berujung pada risiko kebakaran kendaraan.

Baca juga: 4 Penyebab Motor Matic Kurang Bertenaga

Jadi, apakah oli bisa terbakar? Jawabannya, oli memang bisa terbakar. Hanya saja prosesnya tidak secepat bensin atau solar yang lebih mudah menguap. Justru karena titik nyalanya lebih tinggi, orang sering salah mengira oli tidak bisa terbakar. Padahal, kalau dibiarkan bocor atau tidak terkontrol, oli bisa jadi salah satu pemicu kebakaran serius. (CR)